Jumat, 27 November 2015

Mendagri Suport Gerakan Bersih Kuala



Menteri Dalam Negeri [Mendagri]   Cahjo Kumolo, memberikan suport atas Empat Gerakan baru membangun Sulut, yang di gagas oleh Penjabat Gunernur Sulut Dr Sumarsono, MDM yaitu Program Ajakan Mari Jo Ka Manado, Gerakan Bersih Kuala [GeBeKa], Gerakan Sulut Menanam [GSM] serta Gerakan Sulut Berkarya.
Dukungan Mendagri tersebut di sampaikan pada pencanangan di mulainya Gerakan Bersih Kuala di DAS Tondano di sungai Maumbi sampai di jembatan Kairagi Manado, Jumat [27/11].
Pencanangan itu di tandai dengan penekanan tombol sirine oleh Mendagri serta Gubernur dan unsur Forkopimda  Sulut melakukam pemukulan tetengkoren dan penyerahan bantuan dua unit kendaraan truk sampah dari Pemprov kepada pemkot manado  serta penyerahan bak sampah bagi SD dan SMP Maumbi yang di serahkan langsung Mendagri di saksikan Gubernur Sumarsono.
Saya menyambut baik acara ini, karena sejak awal Sulut khususnya kota Manado, Minahasa dan kota-kota lain di Bumi Nyiur Melambai sudah menjadi daerah tujuan wisata. Untuk itu harus di wujudkan semangat gotong royong membersihkan lingkungan dan sungai, ujar Mendagri.
"Sungai yang mengalir kelaut harus di jaga bersama masalah kebersihannya," kata Kumolo.
Karena itu Kumolo mengajak, semua stakeholders di sulut terus bangun semangat goto.f royong san kebersamaan, sehingga akam mempercepat kebersihan sungai,  pantai dan juga jalan.
Sebelummya pada kesempatan itu Gubernur telah menyatakan, tiga hal penting yaitu gerakan ini diikuti hingga sampai di tingkat Desa, Kelurahan dan Kecamatan, di Kabupaten/Kota se-Sulut, Ini merupakam kesiapan kita sekaligus menyambut Program Mari Jo Ka Manado, sembari tak lupa menyampaikan terima kasih atas kehadiran Pa Mendagri membuka acara ini, dan pencinta lingkungan serta media masa yang terus mendukung program-program ini.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Sulut Drs Sanny Parengkuan MAP sekalu Ketua Panitia melaporkan, GeBeKa yang dilakukan Pemprov Sulut, secara serentak hari ini [kemarin -red] dilakukan di tiga sungai yaitu Das Tondano, Das Sawangan dan Das Sario. Kegitan ini m54endapat dukungan dari semua unsur masyarakat mulai dari TNI/Polri, ASN, pelajar, mahasiswa, serta LSM peduli lingkungan. Sedangkan tujuannya Parengkuan, katakan, tercapainya kualitas air sungai yang baik sehingga dapat meningkatkan fungsi sungai dalam menunjang pembangunan yang berkelanjutan, tandas Mantan Kadis Perindag ini. Turut hadir Sekprov Sulut Ir Siswa R Mokodongan, dan pejabat Sipil dan TNI/Polri. [Humas pemprov sulut].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar