Senin, 23 Mei 2016

Gubernur Serahkan Medali kepada 3 Siswa Peraih Medali OSN 2016




Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey - Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw menyerahkan medali, piagam serta uang pembinaan bagi 3 Siswa berprestasi di olimpiade sains nasional di Palembang 2016.  Piagam, medali dan uang pembinaan ini diserahkan Dondokambey di Rumah Dinas Gubernur, Bumi Beringin Manado pada Senin (23/05) kemarin.
Adapun pemenang OSN  XV di Palembang tahun ini Utusan Sulawesi Utara Untuk tingkat SMA Amelia Antakusuman Siswa kelas XI SMA Kr Eben Haezar Meraih Medali Emas di Mata Pelajaran Kimia, Kemudian Daniel Kevin Tumiwa Sisiwa kelas IX SMP Lokon Tomohon Mendapat Medali Perunggu Bidang studi Matematika, dan Untuk Tingkat SD Juan Enrique Kalangi dari SD Kristen Eben 2 Meraih medali perunggu di Mata Pelajaran Matematika.
Dalam Kesempatan ini, Gubernur mengucapkan Terimakasih atas Usaha dan kerja keras para Utusan Sulawesi Utara yang Berhasil mengharumkan Nama Daerah di Tingkat Nasional,
Sembari berpesan agar para siswa tetap terus berusaha meningkatkan prestasi.
Gubernur juga berharap, prestasi para siswa ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa di Sulawesi Utara, Jelas Gubernur.
Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Utara, Asiano Gamy Kawatu SE, M.Si menambahkan Pemprov akan terus memfasilitasi anak anak didik di Sulut untuk mengikuti even even yang lebih besar lagi, sembari berterimakasih atas perhatian Gubernur dan wakil Gubernur bagi dunia Pendidikan, Tutup Kawatu.
(Humas Pemprov Sulut)

Wagub Pantau Proyek Pembangunan di Sitaro

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw melakukan pemantauan sejumlah proyek pembangunan fisik yang ada di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Kegiatan tersebut dilaksanakan minggu (22/5) setibanya dari manado bersama rombongan yang akan menghadiri pelaksanaan HUT Sitaro ke 9.

Pada kesempatan tersebut, Wagub melihat secara langsung lokasi pembangunan pelabuhan perikanan, rumah sakit. Saat melakukan peemantauan, Wagub berpesan kepada Bupati Sitaro Tony Supit untuk mempercepat semua pembangunan yang ada di Sitaro guna menunjang pembangunan dan kemajuan ekonomi Sitaro, agar masyarakat dapat menikmati juga hasil kerja pemerintah.

Masyarakat Sitaro juga harus mendukung semua program pembangunan pemerintah. Untuk rumah sakit, Wagub juga berpesan agar meningkatkan pelayanan dan selalu sigap karena Sitaro merupakan daerah rawan bencana, sehingga jika terjadi bencana letusan gunung berapi karangetang, para tenaga medis bisa cepat bergerak membantu para korban.(humas provinsi sulut)

Wagub: 9 Tahun Berdiri Masyarakt Sitaro Berhasil Jaga Kerukunan

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw memberi apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dimana selama kabupaten kepualauan ini berdiri selama 9 tahun, masyarakat tetap menjaga kerukunan bersama sehingga Sitaro lebih maju dan berkembang.

Hal tersebut disampaikan Wagub dalam Rapat Paripurna istimewa DPRD Kabupaten Sitaro dalam rangka memperingati HUT Kabupaten yang ke 9, bertempat di kantor DPRD Kabupaten Sitaro, Senin (23/5).

Di usia yang ke 9 ini, Wagub mengharapkan masyarakat dan pemerintah terus bersinergi dan saling menopang di setiap aspek pembangunan, sehingga Sitaro dapat terus membangun dan menunjukan daya saing produktif dengan mengembangkan ekonomi lokal, pengelolaan Sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Dibawah Kepemimpinam Bupati Tony Supit dan Wakil Siska Salindeho, anggota DPRD, Forkopimda, tokoh adat dan masyarakat dapat berkolaborasi bersama  membangun Sitaro. Melalui berbagai pencapaian positif yang diraih menjadi motivasi untuk lebih berkreasi lagi dalam membangun.  Sektor pembangunan yang strategis yakni perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan dan pariwisata yang menjadi unggulan daerah harus dikelolah dengan baik agar daerah dan Sulut bisa lebih maju lagi.

Wagub juga mengingatkan agar pemerintah daerah Sitaro agar terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dalam berbagai aspek, agar pembangunan daerah dan provinsi tersinkronisasi dan seragam demi terwujudnya Sulawesi Utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik serta berkepribadian dalam budaya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua TP PKK Sulut Dr. Kartika Devi Kandouw Tanos, unsur Forkopimda Sulut, Pejabat eselon II Pemprov Sulut.(humas provinsi sulut)


Olly: Apreaiasi Pasangan Sumendap -Kandoli




Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE di hari ulang tahun ke-9 Kabupaten Minahasa Tengara (Mitra) mengapresiasi kepemimpinan pasangan James Semendap SH dan Ronald Kandoli dalam membangun daerah Mitra yang lebih maju. Walaupun mengalami banyak tantangan akan tetapi komitmen kedua pasanganbulan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mitra terjalin baik. Hal itu ditegaskan Gubernur saat menyampaikan sambutan di hadapan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kab. Minahasa Tenggara dala9 Kabupaten Mitra. di Aula kantor Bupati, Senin (23/05) kemarin.
 "Saya kira komitmen Bupati dan Wakil Bupati hari ini bisa kita lihat secara langsung, karena kerjasama yang baik sehingga semua program dapat berjalan lancar, saya kira Bupati dan Wakil Bupati untuk sementara ini kalau dilihat dari 15 Kabupaten/Kota di Sulut sta harus terus terang ada juga yang tidak seiring di Kabupaten/Kota setelahada gotong royong di seluruh eksekutif didaerah tersebut", tegas orang nomor satu di Sulut.
Kiranya Pemerintahan di Kabupaten Mitra ini menjadi salaudah-mudahan ini bisa terjangkit terus bagi Kepala Daerah yang terpilih pada pilkada serentak baru lalu, ujarnya sembari melirik Walikota Bitung Max Millian Lomban dan Walikota Manado Vecky Lumentut yang  turut hadir dalam ulang tahun Kabupaten Mitra kali ini.
Sementara terkait angan yang ada di kabupaten Mitra, Gubernur mengingatkan, sumber daya alam yang diberikan Tuhan kepada kita khususnya rakyat Mitra, jika pengelolaannya tidak dinikmati oleh rakyat Mitra dan hanya dinikmati oleh segelintir orang apalagi bukan orang-orang yang ada di Sulut,  maka saya orang pertama yang akan menutup investasi tersebut. Lebih baik kita tingkatkan potensi sumber daya alam yang lain seperti sektor pertanian, perkebunan dan perikanan yang melimpah di daerah itu, tandas Politisi Senior PDIP Sulut ini. Turut hadir Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, Unsur Forkopimda Sulut dan Pejabat teras lingkup Permpeov Sulut. (Humas Pemprov Sulut).           

Minggu, 22 Mei 2016

Wagub Tutup Manado International Open Parachuting Championship

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw, menutup Kejuaraan Terjun Payung Manado International Open Parachuting Championship, Sabtu (21/5). Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Marina Plaza Manado.

Dalam sambutan Wagub mengatakan  Milenium Sport merupakan parameter dari tempat pelaksanaan yakni On The Mountain, On The Air, and On The Water, dimana olahraga saat ini dilaksanakan di tiga tempat ini yaitu pegunungan, di laut, dan di udara.

Kandouw mengungkapkan pelaksanaan event internasional ini sejalan dengan keinginan Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang  ingin memajukan pariwisata yang ada di Sulut, karena dengan ivent internasional seperti ini tentunya akan mendatangkan atlit dar mancanegara yang selain mengikuti lomba, mereka juga pasti menikmati kawasan pariwisata di Sulut.

Wagub menambahkan, kedepan Pemprov Sulut akan tberkoordinasi dengan Pemkot Manado, untuk melaksanakan kegiatan milenium sport yang ujungnya nanti menjadi sport tourisme.

“sport tourisme sudah ada di agenda pemprov Sulut yang akan ditetapkan lewat APBD dan akan berkoordinasi dengan pemkot Manado. Olahraga terjun payung, paralayang, dan paramotor, tahun depan resmi kita akan sampaikan pada ketua DPRD supaya memasukannya dalam APBD,” kata Kandouw.

Wagub juga memberi apresiasi kepada PB FASI Sulut selaku pihak penyelenggara event international ini, karena sudah melaksanakan kejuaran ini di Daerah Bumi Nyiur Melambai, apresiasi juga diberikan wagub karena dalam olahraga yang beresiko ini tidak terjadi kecelakaan sedikitpun.

Turut hadir dalam penutupan kegiatan tersebut, Wakil ketua TP PKK sulut Dr. Kartika D Kandouw Tanos, Unsur Forkopimda Sulut, pejabat eselon II pemprov sulut.(humas provinsi sulut)

Jumat, 20 Mei 2016

Launching E-Perda, OD-SK Harapkan Peningkatan Efisiensi




Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE - Wakil Gubernur Sulut  Drs. Steven O.E. Kandouw mengikuti Teleconfrence Launching E-Perda yang dilaksanakn oleh Kementerian dalam negeri pada Jumat (20/05) di Ruang WOC Kantor Gubernur Kemarin. dalam teleconfrence peluncuran E-Perda ini, Dondokambey mengharapkan adanya efisiensi dalam penyusunan perda, serta biaya konsultasi yang sudah bisa online akan lebih mudah dan murah.
Dondokambey juga berterimakasih atas kepercayaan kementerian dalam negeri memilih Sulawesi Utara sebagai salah satu provinsi yang mendapat bagian dalam launching E-Perda, Sembari menghimbau seluruh Kabupaten Kota untuk menggunakan dan memanfaatkan fasilitas E-Perda ini sehingga dapat mengoptimalkan kinerja Pemerintahan lewat sarana dan prasarana elektronik, Jelas Dondokambey.
dalam Kesempatan teleconfrence launching E-Perda ini, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memimpin Secara langsung pelaksanaan teleconfrence ini. adapun  Provinsi yang terlibat didalamnya diantaranya Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, dan  Jawa Timur.
(Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Serahkan Buku Pahlawan Nasional Sulut Kepada Wagub dan Forkopimda








Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional  (Harkitnas) ke-108 Tahun 2016 tingkat Provinsi Sulut, di halaman Kantor Gubernur, Jumat (20/05) kemarin telah menyerahkan buku 8 Pahlawan Nasional asal Sulut kepada Wagub Drs Steven Kandouw, Unsur Forkopimda serta para tim penyusun buku tersebut.
Ke-8 Pahlawan Nasional asal Sulut tersebut yakni Dr GSSJ Ratulangi, Piere Tendean, Arie Frederik Lasut, Maria Walanda Maramis, Robert Wolter Mongisidi, Laksamana Muda John Lie, LN Palar dan Bernard Wilhem Lapian.      
Saat membacakan sambutan tertulis Menkominfo Rudiantara, Gubernur mengatakan, komitmen terhadap NKRI penting saya tegaskan kepada pada upacara ini, mengingat setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa , ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tidak selangkah pun surut. Bahkan melalui kemajuan tehnologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme  misalnya mendapat medium baru untuk penyebaran paham dan praktiknya.
Selain itu lanjut Gubernur, kita juga menghadapi permasalahan ketahanan bangsa secara cultural. Munculnya kekerasan dan pornografi, misalnya terutama yang terjadi pada generasi muda adalah satu dari beberapa permasalahan cultural utama bangsa ini yang akhir-akhir ini mengemuka dan memprihatinkan, ujarnya sembari menyebutkan apalagi medium baru tehnologi ditigal berperan penting dalam penyebaran informasi, baik positif maupun negatif secara cepat dan massif.
Ol;eh sebab itu saya memandang penting Tema “Mengukir makna kebangkitan nasional dengan mewujudkan Indonesia yang bekerja nyata, mandiri dan berkarakter” yang diangkat untuk peringatan Harkitas Tahun 2016 ini.
“Dengan tema ini kita inginmenunjukan bahwa tantangan apapun yang kita hadapi saat ini harus kita jawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter, kuncinya.  (Humas Pemprov Sulut)