Kamis, 10 November 2016

Silangen Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE yang diwakili Sekretaris Provinsi  Sulut Edwin Sillangen SE MS melakukan tabur bunga di makam pahlawan pada Upacara Siarah peringatan Hari Pahlawan 10 November yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi Manado Kamis ( 10/11 ) pagi kemarin.

Silangen mengatakan  kita harus menjaga semangat kepahlawanan,  meneruskan cita- cita luhur untuk menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga keharmonisasian sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan kita bersyukur semua itu tetap terjaga dalam dinamika yang sangat luar biasa.

Ditegaskan oleh Sekprov bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI) adalah harga mati dan kita wajib menjaga selaku rakyat Indonesia.

Sedangkan Komandan Korem 131/Santiago Brigjen  TNI Sulaiman Agusto SIP MM bertindak selaku Inspektur Upacara.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara  dr Lisye G Punuh MKes mengatakan pemerintah Provinsi memberikan bantuan berupa renovasi makam Taman Makam Pahlawan yang sudah rusak kita perbaiki dan juga memberikan  bantuan kepada keluarga para Pahlawan  Nasional.

Turut hadir dalam  upacara peringatan Hari Pahlawan   Forkopimda dan Seluruh pejabat Eselon 2 di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Usai upacara Ziarah dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pahlawan serta mantan Gubernur Sulut CJ Rantung.(Humas Pemprov  Sulut).

Saroinsong Ikut Assesment Eselon II

Kabag Humas Pemprov Sulut Roy Saroinsong SH menjadi salah satu peserta Test Assesment ASN Lingkup Pemprov Sulut untuk perkuat Kabinet Sulut Hebat OD-SK dijajaran Eselon II.
Setidaknya ada sekitar 26 Peserta ikut larut dlm ujian dan Test yg sudah berlangsung selama 3 gelombang sejak Selasa lalu dan yang merupakan test terakhir bagi pejabat Eselon II dan Pejabat Eselon III yang akan di promosikan ke jenjang Eselon II di Kantor Konreg XI BKN Manado. Dikatahui pejabat Eselon III yang mengkuti Test Assesment Eselon II, selain Saroinsong sendiri, ada Sekretaris BKD Sulut Drs Lucky Taju MSi, dr Debbye Kalalo Kabid Kesehatan Keluarga (Kesga) Dinkes, Kabag Umum Sekwan Drs Lucky Sondakh, Lugman Lapadengan Kabid Retribusi dan Pendapatan Lain-lain Dipenda Sulut, Steve Kepel Dinas PU, Sementara pejabat dari Kabupaten/Kota dari Minsel yakni Drs Ishak Rey Kadis Perhubungan. Minahasa Debby Bukara Kadis Budpar, Clay JH Dondokambey SSTP MAP mantan Camat Mandolang, Ir Jemmy Gagola mantan Sekab Kepulauan Talaud,  Minut Aldrin Posumah, Wangke Karundeng, F Pangkerego dan Manado Steven Wakari. (Humas Pemprov Sulut).

Silangen Buka Assesment Jabatan Administrator

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Edwin Silangen SE MS didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Utara, Dr Femmy Suluh MSi, serta Kepala Badan Pendidikan Latihan (Bandiklat) Dr Noudy Tendean SIP MSi membuka secara resmi pelaksanaan Tes Pemetaan Potensi dan Kopentensi Jabatan Administrator bertempat di kantor Bandiklat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (10/11) pagi kemarin. Sekprov Silangen dalam arahannya mengatakan, pelaksanaan tes Pemetaan Potensi dan Kompentensi Jabatan Administrator ini wajib untuk diikuti oleh para pejabat lingkup Pemprov Sulut. "Tes seperti ini wajib untuk diikuti oleh pejabat, baik eselon I, II, III, IV. Karena, perintah Undang-Undang yang dimulai dengan kopentensi dari pejabat eselon I," kata Silangen.
Menurut Silangen dalam tes ini, selain dilihat apakah pejabat itu kapabel, tapi bagaimana sikap pribadi, karakter dan mental kita akan ukur. Dan hasilnya menjadi rekomendasi bagi user dalam menempatkan jabatan sesuai dengan perubahan perangkat OPD yang baru nantinya, katanya. Selain itu, Silangen mengatakan pelaksanaan tes ini Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw memantau langsung pelaksanaan ini, baik tes eselon II, III, IV. "Sampai saat ini pelaksanaannya masih berjalan dengan lancar dan baik seperti laporan yang saya katakan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang sedang tugas keluar daerah," ungkapnya. Akhiri arahan Silangen pun meminta kepada peserta jangan terlalu tegang dan jalani saja seperti biasa dalam tes saat ini. Sementara itu, Kaban BKD Provinsi Sulut Femmy Suluh menuturkan pada tes kali ini untuk pejabat eselon III lingkup Pemprov Sulut sesuai undangan dari BKD sebanyak 300 orang dan sesuai daftar hadir berjumlah 274 orang, 11 orang belum ada keterangan, 7 orang tugas luar sedangkan yang sakit 2 orang. Kata Suluh selesai pembukaan ini akan dibagi dua kelompok dan proses hasil assessment oleh tim dari Polda Sulut akan diserahkan kepada Baperjakat (Sekprov Sulut-red) untuk ditindaklanjuti dalam rangka penataan personil pasca 0PD. (Humas pemprov sulut).

Kotambunan Irup Hari Pahlawan di Kantor Gubernur

Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sulut Farly Kotambunan SE bertindak selaku Inspektur Upacara bendera dalam rangka memperingati  Hari Pahlawan  lingkup SKPD yang berkantor di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, di halaman Kantor Gubernur, Kamis (10/11) pagi kemarin, sedangkan Kasubid Diklat BKD Sulut Billy Wowiling SSTP MSi dipercayakan selaku Komandan Upacara.

Menteri Sosial RI Khofifa Indar Parawansa dalam sambutan tertulisnya yang di sampaikan Farly Kotambunan mengajak, melalui momentum peringatan Hari Pahlawan  mari kita mengambil makna yang terkandung didalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada kita semua seperti Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan kita sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita dari para pahlawan bangsa. Dengan satu tekad ketulusan untuk bersama-sama saling bahu-membahu yang dilandasi oleh makna dan nilai integritas, etos kerja dan gotong royong, maka saya yakin bangsa Indonesia dapat mengatasi berbagai permasalahan yang melanda, dan dapat menjadi bangsa "pemenang" mampu bersaing dengan negara dan bangsa lain. Hal ini sejalan dengan Tema Hari Pahlawan 2016 "Satukan Langkah Untuk Negeri", terang Kotambunan sambil mengutip sambutan Mensos.
Tema ini juga mengandung pesan kepada kita semua untuk bersatu dalam kebersamaan dan kebersamaan dalam persatuan untuk mewujudkan cita-cita negeri yang kita cintai ini. Selain itu melalui peringatan Hari Pahlawan 2016 sebagai bangsa yang besar, bangsa yang harus menghargai jasa para pahlawan, peringatan ini juga di harapkan pula dapat lebih membangkitkan semangat kebangsaan dan menumbuhkankembangkan nilai-nilai kepahlawanan bagi masyarakat dan negeri ini.
bahwa semangat perjuangan para pahlawan hendaknya mampu  dipertahankan bahkan ditingkatkan dalam mengisi serta menghormati kemerdekaan sembari mengajak kita tetap memelihara  semangat kepahlawanan dan semangat persatuan dalam membangun negeri ini, ujar Kotambunan. (Humas pemprov sulut).

Rabu, 09 November 2016

Olly Utus Kandouw Lobi Paska Internasional

Sektor Pariwisata terus digenjot Pemprov Sulut. Tak tanggung-tanggung kegiatan religius umat Kristiani sedunia, yakni perayaan Paskah Internasional diupayakan berlangsung di daerah ini. Untuk itu Gubernur Olly Dondokambey SE telah mengutus Wagub Drs Steven OE Kandouw bersama rombongan melakukan lobi ke Dewan Gereja se-Dunia yang akan melakukan sidang di Jenewa Swiss. "Ya, Dewan Gereja se-Dunia akan melakukan sidang di sana, jadi Wagub ke sana untuk mencoba meminta Paskah Internasional digelar di Sulut," aku Gubernur belum lama ini. Menurut Gubernur, selain prosesi keagamaan, sasaran lainnya adalah untuk potensi wisata daerah. "Ujung-ujungnya akan sangat menguntungkan pariwisata kita," kata Gubernur. Sementara itu terkait pelaksanaan Chrismast Festival di Sulut pada Desember nanti, Gubernur optimis belangsung semarak. "Pokoknya spektakuler, sudah pasti kehadiran grup musik dunia Air Supply. Dan mulai 4 Desember sampai selesai ada 20 event yang akan digelar," terang Gubernur. Sedang Personil BKSAU Sulut Pdt Lucky Rumopa yang akan mendampingi Wagub Steven Kandouw ke Jenewa Swiss menambahkan selain melobi kegiatan Paskah Internasional, juga soal hal-hal lain yang akan dibicarakan. "Saat ini rombongan sudah berangkat  ke Jenewa Swiss," jelas Rumopa. (Humas pemprov sulut).

Hari Ini Pemprov Gelar Upacara Hari Pahlawan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2016 ini,  yang jatuh pada Kamis (10/11) hari ini, akan menggelar Upacara Bendera di halaman Kantor Gubernur Sulut, hal itu di benarkan Karo Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut Dr Jemmy Kumendong MSi, Rabu (09/11) sore kemarin di ruang kerjanya. Pemprov sudah menjadwalkan Upacara bendera ini nantinya akan diikuti seluruh ASN lingkup Pemprov, dengan menggunakan Seragam Korpri. Upacara akan di mulai Pukul 08:00 Wita.
Sebelumnya pada Pukul 07:45 akan berlangsung Upacara Ziarah memperingati Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Sulut dengan Tema "Satukan Langkah Untuk Negeri" akan berlangsung di TMP Kairagi Manado, tambah Kumendong. (Humas Pemprov Sulut).

Pengangguran Terbuka Sulut Menyusut Hampir 3 Persen

Tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Sulawesi Utara tercatat 6,18% pada Agustus 2016 atau menurun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 9,03%.

Jika dibandingkan dengan posisi Februari 2016, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga menurun, dimana pada saat itu persentasenya mencapai 7,82%. 

Selama setahun terakhir (Agustus 2015 – Agustus 2016), jumlah penduduk yang bekerja mengalami kenaikan dibeberapa sektor, seperti pertanian sekitar 78.600 orang (24,61%), jasa sekitar 33.400 orang (17,65%), serta perdagangan kurang lebih 15.500 orang (7,45%). 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Sulawesi Utara Marsel Sendoh SH mengatakan, pertumbuhan pekerja di sektor pertanian, tersebar pula pada subsektor perikanan dan perkebunan. 

“Kalau sektor jasa bisa jadi ada kenaikan karena merespon pertumbuhan pariwisata. Untuk pertanian ada kenaikan tinggi, karena memang kontribusi pertanian untuk PDRB Sulut tinggi,” tuturnya, Senin (09/11) kemarin.

Sementara itu, untuk jumlah angkatan kerja di Sulut sebanyak 1,18 juta orang pada Agustus 2016, atau meningkat 84.000 dibandingkan dengan angkatan kerja Agustus 2015. Akan tetapi, posisi angkatan kerja pada Agustus berkurang sebanyak 307 orang dibandingkan dengan Februari 2016.

“Pengangguran sarjana cukup tinggi, atau 6,2%. Mereka kemungkinan masih menunggu penerimaan kerja, atau memilih memanggur dari pada bekerja tidak sesuai dengan kompetensinya,” tambah Sendoh

Saat ini, jumlah penduduk yang bekerja di Sulut pada Agustus 2016 tercatat 1,11 juta orang, bertambah 110.500 orang dibandingkan dengan Agustus tahun lalu. Dibandingkan dengan Februari 2016, juga bertambah 19.200 orang.

Memandang capaian positif terkait menyusutnya TPT Sulut Agustus 2016, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan upaya untuk menggenjot kinerja sektor pariwisata membuahkan hasil. Di samping itu, menurutnya, sektor pertanian sudah mulai memberikan hasil, setelah melewati masa suram akibat El Nino.

“Target kami menekan terus tingkat pengangguran, serta kemiskinan. Sekarang kalau pengangguran sudah terbukti menurun, semoga kemiskinan juga terkikis,” ujarnya.

Dilihat dari komposisi pekerjaan formal dan informal, mayoritas tenaga kerja di Sulut bekerja informal, baik dengan status berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap, pekerja bebas dan pekerja keluarga/tidak dibayar. Sektor informal tercatat sebesar 61,32% pada Agustus 2016 atau naik dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 59,55%. 

Sementara itu, untuk sektor formal sebesar 38,68% pada Agustus 2016, atau menurun dibandingkan dengan Agustus 2015 sebesar 40,45%. Sendoh juga menambahkan, program ODSK khusus di bidang tenaga kerja seperti pelatihan pencari kerja (pencaker) dan pelatihan produktifitas wirausaha baru untuk tahun 2016 berjumlah 940 orang dan pembukaan lowongan kerja melalui Jop Fair berjumlah 3.905 orang. (Humas pemprov sulut).