Jumat, 09 Desember 2016

Wakili Gubernur, Kumendong Harap Perguruan Tinggi Optimal Selenggarakan Pendidikan

Institusi Perguruan Tinggi (IPT) Diharapkan mampu secara optimal menyelenggarakan proses penyelenggaraan pendidikan, agar  menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki integritas serta memiliki etos kerja baik.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong,Msi saat mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam acara wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Elfatah Manado, yang diselenggarakan Jumat (9/12) bertempat di hotel Aston Manado.

Stie Elfatah yang merupakan salah satu perguruan tinggi di Sulut diharapkan menghasilkan output yang baik, bersinergi dengan visi dan misi pemerintah dalam membangun bangsa.

Stie Elfatah agar dapat menyelaraskan program nawa cita dimana jalur pendidikan telah didaulat sebagai media strategis untuk menanamkan nilai integritas, etos kerja, gotong royong. 

Dengan diwisudanya 48 orang mahasiswa Stie Elfata diingatkan agar para wisudawan mampu ambil bagian dalam tumbuh kembang bangsa, menjadi manusia yang bijak, cerdas dan bertanggungjawab untuk kepentingan bersama.(humas provinsi sulut)

Pemprov Gelar Ibadah Natal Bersama

Dalam rangka menyambut perayaan Natal tahun 2016, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan ibadah Natal bersama Gubernur dan seluruh pegawai lingkup Pemprov Sulut.

Ibadah perayaan Natal tersebut dilaksanakan Jumat (9/12) bertempat di ruang Mapalus kantor Gubernur Sulut. Ibadah dipimpin oleh Ibu Pendeta Lisye Tamuntuan Makisanti, Mth.

Dalam khotbah Pendeta mengatakan damai Natal selalu menjadi bagian dari seluruh masyarakat Sulut, damai Natal senantiasa memberikan ketenangan bagi semua

Gubernur Olly Dondokambey dalam sambutan mengatakan sebagai aparatur sipil negara para pegawai harus bergerak maju mempercepat proses pembangunan dengan berlandaskan kasih.

Perayaan Natal ini pertama bagi Olly Dan Steven (OD- SK),  momentum natal ini selalu di tunggu oleh umat Kristiani, kita harus tetap sederhana dan mengaktualisasikan kasih antar sesama.

Gubernur mengajak para pegawai dan masyarakat untuk merayakan Natal ini dengan sederhana dan jauh dari pesta pora, sertai dengan introspeksi tentang pesan damai natal. Kita juga harus menjaga kebersamaan antar sesama, sikapi isu negatif dengan kepala dingin tidak terprofokasi.

Selain itu Gubernur menghimbau agar semua pihak tetap mendukung bersama kepemimpinam Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla demi kesatuan NKRI, kita harus menjaga konstitusi Indonesia, agar rakyat Indonesia mendapatkan hak sebagai rakyat. Pemerintah terus melakukan revolusi mental dengan merubah sikap agar budaya kebersamaan dan gotongroyong tetap dijaga. Masyarakat di sulut juga harus mewaspadai segala bentuk bencana alam, jangan terjadi seperti daerah lain.

Pada kesempatan tersebut Gubernur memberikan diakonia Natal kepada pegawai Golongan 1 dan cleaning service yang bertugas di kantor Gubernur Sulut. Suasana damai juga semakin terasa dengan penampilan dari Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) yang sebagian beranggota umat muslim bersama menyanyikan lagu hidup rukun dan damai

Turut hadir dalam ibadah natal Unsur Forkopimda Sulut,, Ketua TP PKK Sulut ibu Rita Dondokambey Tamuntuan, Wakil ketua TP PKK Sulut Dr. Kartika Devi Kandouw Tanos, Sekretaris Provinsi Edwin Silangen bersama ibu, FKUB Sulut dan pejabat eselon II lingkup pemprov Sulut.(humas provinsi Sulut)

Kamis, 08 Desember 2016

Gubernur: Membuka Sarasehan Kebhinekaan.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE  membuka Sarasehan Kebhinekaan Dalam Rangka Perayaan Natal Nasional Republik Indonesia Tahun 2016,  dengan Tema : Hari ini Telah Lahir Bagimu Juruslamat Yaitu Kristus Tuhan Di Kota Daud dan Sub tema:  Memperkuat Persaudaraan dan Cinta Anak Bangsa,  bertempat di Hotel Peninsula kamis (8/12) kemarin

Dalam sambutan Gubernur mengatakan kiranya dalam sarasehan  ini bisa membawa kesejukan pada kita semua dan tidak hanya wahana diskusi dan peningkatan silaturahmi, serta sinergitas kerja namun juga menjadi wadah berembuk untuk menghasilkan rekomendasi bernilai konstruktif yang dapat diaktualisasikan bersama bagi keutuhan bangsa.

Pada akhir akhir ini muncul kelompok-kelompok masyarakat yang mencoba menggangu semangat kebhineka -tunggal-Ika-an dan kedamaian negara ini untuk itu kita harus  bersatu menjaga keutuhan Negara ini.

Dalam semangat Natal ini mari kita berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan sesama dan berdamai dengan lingkungan.

Gubernur juga meminta peran dari media memberikan informasi kepada masyarakat dan bisa memberikan kesan positif pada masyarakat

Mewakili Menteri Agama Sesditjen Bimas Kisten Dr Potus Sitorus SPAK MSi   mengatakan semua Agama diharapkan menjalankan acara keagamaannya dengan damai  agar kebersamaan di negara ini bisa semakin kuat

Ketua Panitia dalam acara Sarasehan ini  Ditjen Imigrasi Kementrian Hukum dan Ham Ronny F  Sompie   mengatakan Sarasehan ini berkaitan dengan Natal Nasional yang bertempat di Tondano tanggal 27 Desermber nanti dan panitia Sulawesi utara sudah siap, karena  Sulut yang menjadi contoh  dan teladan kerukunan  antar umat beragama di indonesia.  

Dalam acara ini dihadirkan 7 pembicara dari pusat dan daerah selesai  acara ada bakti sosial di Tondano.
Yang menjadi  Pembicara dari Pusat adalah :
1. Prof Dr Siti Musdah Mulia, MA, seorang Wanita pemberani se Asia.
2. Prof Dr HM Machasin, MA, mantan Dirjen Binmas Islam.
3. Pdt. Albertus Paty (MPH PGI)
Serta pembicara dari Daerah adalah
1. Uskup Manado, MGR Yosef Suatan
2. Mantan Ketua Sinode GMIM, Pendeta Dr A.O. Supit
3. Ketua / Pimpinan KGPM, Pdt. Fetrisia Aling
4. Ketua MUI Sulut, KH Abdul Wahab Abdul Gafur.

Turut hadir dalam acara  unsur Forkopimda Sulut Sekretaris Provinsi Edwin Silangen SE MS pejabat Eselon 2 di lingkup Pemprov Sulut Tokoh Agama, Masyarakat dan Ormas ( Humas Pemptov Sulut)

Rabu, 07 Desember 2016

Anak Yatim : Makase Ibu Gubernur, Torang Kasiang Baru Sekarang Maso Bioskop


IKetua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Ir Rita Dondokambey- Tamuntuan mengajak  200-an anak yatim piatu dan petugas kebersihan l, untuk menonton langsung pemutaran "Film Senjakala di Manado", Rabu (7/12/2016) sore tadi di salah satu Bioskop terkemuka di Kota Manado.


Ratusan anak yatim piatu dari beberapa panti asuhan yang ada di kota Manado merasa sangat bangga dan gembira bisa diajak ibu Gubernur Rita Dondokambey - Tamuntuan untuk menonton bioskop.

Blessing Johannis, kelas dua SMP salah satu anak yatim piatu panti asuhan dr J Lucas Karombasan, merasa sangat senang dan beruntun bisa menonton bersama ibu Gubernur Rita Dondokambey - Tamuntuan.

"Terima kasih ibu Rita, so ajak bauni pa torang. Torang kasiang ini baru sekarang maso bioskop," ucap Blessing.

Hal yang sama diucapkan Natalia Palar. Dirinya sangat bangga kepada ibu Gubernur Rita Dondokambey - Tamuntuan yang mengajak torang (Anak yatim piatu - red) nonton film di bioskop.

"Torang sangat beruntung dan gembira diajak ibu Gubernur untuk nonton film. Sekali lagi, saya mewakili teman - teman mengucapkan banyak terima kasih kepada ibu Gubernur dan pak Gubernur yang sudah mengajak kami nonton film," cetusnya.

Adapun panti asuhan yang diundang dari 5 panti asuhan muslim dan kristen serta petugas petugas kebersihan di lingkungan Kantor Gubernur Sulut.

"Terima kasih kepada keluarga Dondokambey-Tamuntuan sudah berbagi kasih dengan kami lewat nonton bioskop Film Senjakala di Manado," kata seorang pengasuh panti asuhan.

Ratusan anak berasal dari Panti Asuhan Lukas, Bhakti Mulai, Anur, Al Ikhwam, Bala Keselamatan dan bukit harapan.

Sementara itu Pembina JIPS, Victor Rarung yang juga merupakan staf khusus Gubernur mengatakan, kegiatan ini spontanitas dari Ibu Gubernur untuk berbagi kasih dengan anak panti. 

"Tentunya juga bekerjasama dengan JIPS yang selalu berupaya tampil dalam pembangunan Sulut Hebat bagi kemajuan DN kesejahteraan masyarakat," ungkap Rarung.
 
Nonton bareng (Nobar) ini juga disponsori oleh, Ketua TP-KKK Provinsi Sulut, Ketua DWP Sulut, JIPS dan Mega Mas Group.
( Humas)

Wagub.Warning Sangadi Tentang Penggelolaan Dana Desa.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara  Drs Steven O.E Kandouw membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Dana Desa  bertempat di Hotel Sutan Raja Kota Kotamobagu rabu (7/12) kemarin.

Dalam sambutan Wagub mengatakan supaya mempergunakan Dana Desa sesuai dengan peruntukannya karena Desa adalah ujung tombak pembangunan di daerah.

Menggingat kabupaten Bolmong kategori fiskal indeks pembangunan manusia  paling rendah  dibanding dengan kabupaten kota pemekaran di bumi totabuan.

Sudah menjadi tekad Bapak Gubernur  bagaimana  mensejahterahkan masyarakat Bolmong meningkatkan potensi SDM  dan merebut kejayaannya seperti dulu, pemanfaatan dana Desa itu harus betul betul efektif dan Sustianable ( berkelanjutan).

Bagaimana Desa mencari formula atau cara untuk  untuk mendapatkan/meningkatkan  PAD  untuk itu harus melibatkan semua seperti tokoh agama,masyarakat dan semua elemen yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bolmong.

Jangan pernah ada dipikiran untuk menyalahgunakan Dana Desa lebih baik " Tidur Enak Daripada Makan Enak". Kata Kandouw.

Dalam kesempatan itu Wagub juga mengingatkan untuk mensukseskan pilkada di Bolaaang Mongondow tutup Kandouw

Penjabat Bupati Bolmong  Nikson Watung mengatakan dari 200 desa di bolmong  total  anggaran Dana Desa  tahun 2016 sebesar Rp 119.867.236.000 ,- Pagu Dana Desa tahap 1 sebesar Rp.71.920.332.950,- dan yang telah disalurkan ke 200 desa dengan total penyaluran 100%..
Sedangkan pagu Dana Desa Tahap 2 sebesar Rp.47.946.394.400,- minggu pertama bulan desember telah disalurkan ke- 167 desa sebesar Rp.40.024.668.414-, dan  yang belum.disalurkan di 33 desa sebesar 7.922.234.636-, karena belum mengajukan permintaan penyaluran serta sementara melengkapi  persyaratan administrasi untuk pencairan dana desa tahap 2.  ungkap Watumg.


Kepala Badan  Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa P  melaporkan maksud dan tujuan rapat ini menjadi wadah sinkronisasi  dan senergitas pemerintah sebagai penerima manfaat  guna optimalisasi dana desa tahun 2016, sharing informasi meningkatkan peran pemerintah memantapkan dan memperkuat komitmen membangun desa melalui fasilitas dalam bentuk program  dan dukungan dana yang memadai.


Yang hadir dalam acara tersebut Kepala BPKP Perwakilan Sulut Sihar Pandjaitan dan pejabat esolon 2 di lingkup Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Bolaang Mongondow. Humas Pemprov Sulut)


Didaulat Pemda Berkinerja Baik, Jokowi Serahkan DIPA 2017 Secara Simbolis Kepada Dondokambey

Bertempat di Istana Negara Republik Indonesia, Presiden RI Ir Joko Widodo menyerahkan secara simbolis Daftar Isian Penyelenggaraan Anggaran (DIPA) 2017 Kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Rabu (07/12). 

DIPA ini diberikan kepada Kementerian Lembaga dan Pemerintah secara simbolis dengan kinerja baik. Penyerahan DIPA tahun 2017 ini merupakan awal dari proses pelaksanaan UU Nomor 18 tahun 2016 tentang APBN tahun 2017. DIPA adalah dokumen pelaksanaan anggaran yang menjadi dasar pengeluaran negara dan pencairan dana atas beban APBN, sekaligus menjadi dokumen pendukung kegiatan akuntansi pemerintah. 

Penyerahan DIPA tahun 2017 dilaksanakan lebih awal agar pelaksanaan pembangunan dan pencairan anggaran di Pusat dan Daerah lebih cepat dan segera memberikan manfaat nyata kepada seluruh rakyat Indonesia. Dalam APBN tahun 2017, pendapatan negara ditetapkan sekitar Rp1.750 triliun dan belanja negara sekitar Rp2.080 triliun.

 Dari belanja negara tersebut, DIPA yang diserahkan oleh Presiden kepada 87 K/L berjumlah 20.646 DIPA senilai Rp763,6 triliun (36,7%) . Sementara itu, DIPA Dana Transfer ke Daerah dan Dana sebesar Rp764,9 triliun atau 36,8% dan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara sebesar Rp522 triliun (26,5%). Alokasi belanja kementerian/lembaga difokuskan untuk mendanai program prioritas pembangunan terutama infrastruktur dan konektivitas, peningkatan kualitas dan efektivitas program perlindungan sosial (KIP, KIS dan PKH) serta memperkuat pertahanan dan keamanan untuk mendukung stabilitas. 

Pemenuhan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dan anggaran kesehatan sebesar lima persen dari belanja negara, yang harus dikelola secara efisien dan efektif dengan target yang tepat. Sementara itu besarnya anggaran transfer ke daerah menunjukkan komitmen terhadap pelaksanaan desentralisasi dan keberpihakan pemerintah untuk membangun Indonesia dari pinggiran sesuai semangat Nawacita. Oleh karena itu pemerintah daerah harus menggunakan anggaran tersebut dengan patut dan tepat. Dengan diserahkannya DIPA 2017, diharapkan kementerian/lembaga dan daerah segera melaksanakan APBN/APBD 2017 sesuai arahan Presiden secara cepat, transparan dan akuntabel.

 Sementara itu Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani mengatakan Percepatan anggaran perlu dilakukan sebelum tahun dimulai. Yang alami penundaan maka perlu untuk perlu dilanjutkan penyelesaiannya pada tahun 2017. "Untuk DIPA adalah kita lihat beberapa hal sepeti opini BPK, kinerja dan sisi efektivitas kemampuan untuk menunjang kinerja," ujarnya. (Humas Pemprov Sulut)

Selasa, 06 Desember 2016

Balatkop Bangun Koperesi dan UMKM di Daerah 4P.

Pengembangan di daerah Pinggiran, Pesisir Pantai dan Pedesaan  (4P) menjadi fokus perhatian di dalam mendukung program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Balatkop Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Utara, Victory Palar  Senin (05/12) siang.

Ditegaskan Palar akhir pekan lalu pihaknya telah menggunakan kesempatan menggelar pelatihan terpadu perkoperasian pemula bagi kelompok strategis di wilayah perbatasan Sulawesi Utara dengan Negara lain yaitu di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kegiatan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan perekonomian di wilayah yang kurang tersentuh pemerintah sekaligus merespon program Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw.
Ditambahkan Palar bahwa kegiatan serupa juga dilakukan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sejumlah program yang membantu pengembangan koperasi dan UKM di daerah 4P siap digelar pada tahun anggaran 2017. ( Hunas Pemprov Sulut).