Selasa, 16 Oktober 2018

Jadi Narasumber Pada Kegiatan BKKBN, Humas Prov Sulut Ajak Bangun Kemitraan Yang Baik Dengan Wartawan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam hal ini Bagian Pemerintahan dan Humas menjadi narasumber dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) pada Forum Komunikasi Kehumasan Program KKBPK Tahun 2018.

Bagian Humas Pemprov Sulut yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian (Kasub) Publikasi dan Dokumentasi Clif Wangke, S.Sos menjadi salah satu narasumber pada kegiatan yang dipusatkan di Hotel Grand Puri Manado, Selasa (16/10) malam.

Dalam paparannya, Kasub Clif menerangkan peran Humas Pemerintah dalam membangun hubungan dengan pers. Dijelaskan, terdapat hubungan yang erat antara humas dan pers sehubungan dengan pemberitaan giat pimpinan. Lanjutnya pula bahwa kolerasi serta hubungan yang baik antara Humas Pemerintah dan pers merupakan kunci menghasilkan suatu pemberitaan yang selaras.

Berkaitan dengan dunia milenial saat ini yang sarak dengan issu issu hoax di media sosial, Kasub Clif mengharapkan adanya ketelitian serta penelusuran yang detail terkait penerimaan berita yang telah beredar. Tambahnya pula, diperlukan data data yang akurat dalam mempublis suatu berita, sehingga apa yang akan menjadi konsumsi masyarakat memiliki pertanggung jawaban.

Sebelumnya dalam kegiatan itu, Plt. Kepala Perwakikan BKKBN Sulut Drs.  Yopi Kalesaran mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang terkait dalam mensukseskan kegiatan ini. Disamping itu juga, menurutnya, dalam membangun dunia pers harus membangun citra institusi dan citra program.

Nampak juga dalam kegiatan tersebut Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan yang sekaligus menjadi narasumber, para wartawan serta perwakilan humas dalam kab/kota. (humas provinsi sulut)

Selamat! OD-SK Resmi Sandang Gelar Ki Doni Kiombu & Kiapango Doni Kiombu

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw (OD-SK) menerima gelar kehormatan dari tokoh masyarakat adat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Gelar yang disematkan pada Gubernur Olly adalah Ki Doni Kiombu. Adapun Wagub Kandouw menerima gelar Kiapango Doni Kiombu. Penobatan gelar yang dilaksanakan di Lokasi Situs Komalig R.S Pontoh Kaidipang Besar, Selasa (16/10/2018) itu ditandai dengan prosesi penyerahan tongkat oleh tokoh adat Bolmut sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin tertinggi di Bumi Nyiur Melambai.

Olly mengapresiasi gelar adat yang diberikan oleh Aliansi Adat Bolmut kepada dirinya dan Wagub Kandouw.

Menurut Olly, pemberian gelar adat tertinggi ini di dalamnya memuat harapan dan amanah kepada OD-SK untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Sulut secara umum, dan masyarakat Bolmut secara khusus.

Lanjut Olly, selama kepemimpinannya di Sulut telah dua kali dirinya menerima gelar adat. "Semenjak menjadi Gubernur Sulut ini kedua kalinya menerima gelar adat, yaitu dari masyarakat Bolmut dan masyarakat Sangihe," kata Olly.

Menariknya, penganugerahan gelar kepada OD-SK itu bertepatan dengan penobatan adat kepada pemimpin Bolmut periode 2018-2023, yaitu pemberian gelar Ki Doni Pangulu Agu untuk Bupati Bolmut Depri Pontoh dan Wakil Bupati Amin Lasena yang menerima gelar Apango Doni Pangulu.

Olly berpesan kepada Bupati Pontoh dan Wabup Lasena untuk memastikan berjalannya proses penyelenggaraan urusan pemerintahan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan, agar tetap bergerak maju dan sinergis dengan apa yang dilakukan oleh Pemprov Sulut dan Pemerintah Pusat.

Untuk itu, demi suksesnya pelaksanaan berbagai tugas utama itu, Olly juga mengingatkan kedua pemimpin Bolmut itu agar mampu menggalang dukungan yang utuh dari berbagai pihak, utamanya jajaran birokrasi yang akan menjadi motor utama pelaksanaan tugas.

"Saya hadir disini dengan asisten dan beberapa kepala dinas. Dan saya kira apa yang disampaikan Pak Bupati bahwa Pemprov Sulut tidak akan melupakan Bolmong Utara. Kini hadir langsung sejumlah kadis artinya apa? Artinya mereka melihat secara langsung apa yang kurang bagi Kabupaten Bolmong Utara sehingga dalam APBD 2019 nanti, minta saja Pak Bupati dan Wakil Bupati, pasti akan tuntas, mintalah maka kau akan kuberi," tandas Olly.

Pemberian gelar adat turut dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, para pejabat Pemprov Sulut dan Pemkab Bolmut. (Humas Pemprov Sulut)

Pemprov Sulut bersama KADIN Dukung KPK Cegah Korupsi Sektor Swasta

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Sekretaris Daerah Provinsi Edwin Silangen bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan para pengusaha dibawah asosiasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Sulut mengadakan pertemuan dalam acara Pencegahan Korupsi Sektor Swasta dan Pendampingan Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi, di Ruang WOC Kantor Gubernur, Selasa (16/10/18).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya di bulan Juli 2018 dimana Pemprov Sulut dibawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw mendukung program KPK dengan membentuk Komite Advokasi Sulut dan rapat kali ini digelar guna membahas penyusunan struktur keanggotaan komite, dialog interaktif, serta pemaparan materi dari tim satgas KPK.

Sebagaimana diketahui, guna mengakselerasi pencegahan praktik korupsi khususnya di sektor bisnis, KPK menginisiasi pembentukan Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi di Indonesia. Dimulai pada tahun 2017 sebanyak 8 provinsi dibentuk KAD, kini di tahun 2018 sebanyak 26 provinsi telah dibentuk KAD.

KAD sendiri merupakan forum komunikasi antar pemerintah dan pelaku usaha (bisnis) dalam bentuk Dialog Publik Privat (Public-Privat Dialogue) yang membahas isu-isu strategis terkait dengan upaya pencegahan korupsi, serta bertujuan untuk menjadi wadah komunikasi antara regulator dan pelaku usaha.

Nampak hadir dalam rapat tersebut Satgas Unit Swasta Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI Ariz Dedy Arham bersama tim, Plt. Asisten III Setda Provinsi Praseno Hadi, Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP Provinsi Henry Kaitjily, Ketua KADIN Sulut Hangky Gerungan beserta jajaran, serta undangan.

Senin, 15 Oktober 2018

Batas Penerimaan Berkas Fisik CPNS Pemprov Sulut Di Undur Tanggal 19 Oktober 2018

Panitia Seleksi Daerah Pengadaan CPNS Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperpanjang batas akhir jadwal penerimaan berkas fisik CPNS yang semula tanggal 17 Oktober menjadi 19 Oktober 2018 (cap pos). Sedangkan pendaftaran online di tutup tanggal 15 Oktober pukul 24.00.

Hal ini di sampaikan secara langsung oleh Kepala Badan Kepegawaiaan Provinsi Sulut Femmy Suluh saat memimpin Rapat Panitia Seleksi Daerah Pengadaan CPNS di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara 2018 di Ruang WOC Kantor Gubernur, Senin (15/10/18).

Dalam kesempatan itu pula Suluh menyampaikan progres penerimaan CPNS Provinsi Sulut dimana per tanggal 14 Oktober pukul 18.00 pendaftar online dari pelamar umum sebanyak 2667 orang, penyandang disabilitas 0, lulusan terbaik 4 orang. Sedangkan berkas fisik yang telah masuk ke BKD Provinsi Sulut sebanyak 1419 berkas. 

Diketahui Pemprov Sulut membuka lowongan 417 CPNS tahun ini, jabatan yang paling banyak diminati adalah formasi guru dan perawat. Sedangkan formasi yang belum ada atau masih sepi pelamar sebanyak 17 formasi.

Hadir dalam rapat tersebut
Kepala BPKP Provinsi Sulut Kwinhatmaka, Staf khusus gubernur Haervey Sendoh, Plt. Asisten III Praseno Hadi, Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Glady Kawatu, serta pejabat terkait.

Pemprov Sulut Apresiasi Pelantikan Sekdakab Minsel

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengapresiasi pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minahasa Selatan (Minsel) Denny Kaawoan yang menggantikan Danny Rindengan yang akan memasuki masa pensiun. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Christiany Eugenia Paruntu di Kantor Bupati, Senin (15/10/2018) siang.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly Dondokambey, SE yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan Dan SDM, Marhaen Royke Tumiwa mengatakan, jabatan Sekdakab mempunyai peran yang sangat penting, karena Sekda berkewajiban membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan, serta membina hubungan kerja dinas, lembaga teknis dan unit pelaksana lainnya.

"Sekretaris Daerah sesungguhnya merupakan motor penggerak organisasi Pemerintah Daerah. Saya ucapkan selamat bertugas dan berkarya serta selamat mengemban amanah kepada Sekda Minsel yang baru saja dilantik. Kiranya amanah dan kepercayaan yang diembankan, akan mampu ditunaikan serta dilaksanakan se-paripurna mungkin, bagi kemajuan daerah, nusa dan bangsa," kata Olly.

Lanjut Gubernur Olly, citra Pemkab Minsel akan sangat banyak ditentukan oleh Sekda dalam melaksanakan tugasnya. Untuk itu Olly meminta agar Sekdakab Minsel yang baru dilantik agar dapat menghayati peran dan fungsinya tersebut.

"Sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat memberikan kontribusi yang besar untuk lebih mendinamisasikan organisasi Pemkab Minsel. Dalam hal ini, selain harus mampu mengemban seluruh aktivitas maupun tugas-tugas administratif, saudara harus terus meningkatkan kemampuan dalam menyikapi teritorial dan penyelenggaraan otonomi daerah, serta mampu berkoordinasi dan berkomunikasi secara produktif kepada seluruh institusi baik internal maupun eksternal," papar Olly.

Disamping itu, masih dalam sambutan, Olly mengimbau kepada Sekdakab Minsel yang baru dilantik, agar segera melakukan adaptasi dengan ruang lingkup tugas yang baru serta diharapkan dalam waktu singkat mampu menghadirkan perubahan yang signifikan, lewat inovasi kerja dan pelayanan.

Lebih jauh, Gubernur Olly meminta Pemkab Minsel untuk ikut mengeksplor dan mempromosikan potensi pariwisata, potensi seni dan budaya, serta berbagai kekhasan yang ada di daerah Bumi Nyiur Melambai, kepada masyarakat luas.

"Khusus pada sektor pariwisata, Pemprov Sulut terus mengoptimalkan brand pariwisata “North Sula We See” yang merupakan ajakan kepada masyarakat di seluruh penjuru dunia untuk melihat potensi atau keindahan alam serta keberagaman adat-istiadat, seni dan budaya Provinsi Sulawesi Utara yang tersebar di 15 kabupaten/kota," imbuhnya.

Pelantikan turut dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Franky Donny Wongkar dan para pejabat di Lingkup Kabupaten Minsel. (Humas Pemprov Sulut)

Matangkan Kesiapan Hari Revolusi Mental, Humiang Tekankan Kesiapan Setiap Panitia!

Bertempat di Ruang Kerja Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Senin (15/10), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengadakan rapat persiapan menyambut Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental (BP-GNRM) dan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN) tahun 2018.

Kegiatan yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Sulut, Edison Humiang yang juga didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Prov Sulut, Mecky Onibala membahas akan kesiapan panitia guna mensukseskan kegiatan tersebut.

Mengingat puncak kegiatan BP-GNRM dan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN) akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (26/10), Humiang sekali lagi mengevaluasi kesiapan setiap SKPD terkait yang masuk dalam kepanitiaan.

Pada rapat tersebut juga, dibahas lokasi pembukaan yang dicanangkan di Lapangan Koni Manado. Disamping itu juga, pusat kosentrasi kedatangan Presiden serta rombongan diapndang Humiang menjadi pusat kesiapan ekstra, khususnya dalam segi pengamanan.

Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia tahun 2018 mengangkay tema "Revolusi Mental Untuk Indonesia Satu, Mandiri dan Melayani". Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam menyemarakan gerakan revolusi mental, yakni gerakan Indonesia melayani, gerakan Indonesia bersih (9 Oktober), gerakan Indonesia tertib (18 Oktober), gerakan Indonesia Mandiri (19 Oktober) dan gerakan Indonesoa bersatu (20 Oktober).

Dalam gerakan Indonesia melayani, Pemerintah Sulut melaksanakan gerakan aksi nyata berupa; pembuatan E-KTP bagi pemilih (didalamnya pemilih pemula) di 15 kab/kota se Sulut oleh dukcapil mulai 1-25 Oktober 2018 sebanyak 3000 E-KTP yang akan diserahkan pada tanggal 26 Oktober 2018, pengurusan 1000 sertifikat tanah bagi masyarakat di 15 kab/kota oleh ATR BPN mulai tanggal 15 oktober 2018, pelayanan pembuatan 500 SIM dengan metode mobile kerjasama polda dan dinas perhubungan Sulut seriap hari kerja + Sabtu Minggu sampai dengan 23 Oktober 2018, peningkatan Mall Pelayanan Publik oleh DPM PTP di kab/kota di Bitubg dan Tomohon sepanjang bulan Oktober 2018.

Sementara pada acara puncak pada tangal 26-28 Oktober diagendakan acara PKN-Revmen yakni, forum dialog bela negara, forum dialog pembaruan kebangsaan, pembukaan PKN-Revmen, pemutaran film dan bedah film, seminar tentang ada dan kepercayaan, rembuk nasional (5 gerakan), pameran inovasi pelayanan publik dan inovasi kreatif anak bangsa, pementasan seni dan budaya daerah dan kontemporer serta karnaval budaya.

Nampak juga dalam rapat tersebut kehadiran dari setiap kepala SKPD yang masuk dalam susuan kepanitian, para pihak pengamanan baik TNI dan POLRI (humas provinsi sulut)

Minggu, 14 Oktober 2018

Hadiri Hut Ke-22 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat, Gubernur Olly Ingatkan Untuk Saling Membantu Sesama.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE beribadat bersama Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat yang juga dirangkaikan dengan Hut Ke 22 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat pada Minggu (14/10).

Dalam sambutanya, Gubernur melihat bahwa capaian Hut ke 22 ini sebagai suatu bentuk perwujudan iman kepada Tuhan sehingga Jemaat bisa merayakan hut ke 22. Disamping itu juga, Gubernur menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan gereja bersama dengan Pemerintah terlebih dalam rasa kepedulian terhadap saudara saudara yang ada di Sulteng.

"saya sangat berterima kasih karena peran masyarakat gereja didalam kebersamaan seperti kepedulian Sulut terhadap saudara kita yang mengalami bencana," ujar Gubernur.

Hal ini dijelaskan Gubernur dengan hampir 500 ton jumlah bantuan berupa makanan dari masyarakat Sulut. Lanjutnya pula, bentuk kepedulian ini merupakan bukti bahwa rezeki terus mengalir bagi masyarakat Nyiur Melambai.

Lebih dalam lagi, lanjut Gubernur, peringatan syukur hut ke 22 Jemaat Zaitun Kalawat ini menjadi titik refleksi atas kasih karuna Tuhan bagi jemaat, karena dengan saling membantu baik kepada sesama maupun kepada non Kristen, makan berkhat Tuhan selalu mengalir kepada gereja dan juga bagi daerah.

Nampak juga para pejabat Pemprov turut hadir dalam Hut ke 22 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat. (humas provinsi sulut)