Kamis, 03 November 2016

Wagub : Sulut Harus Bebas Rabies

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw mengatakan provinsi Sulut harus bebas dari penyakit rabies.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub saat menghadiri acara pencanangan gerakan pengendalian rabies terintegrasi dan peringatan hari rabies se dunia tingkat provinsi sulut yang diselenggarakan Kamis, (3/11) bertempat di Kabupaten Minahasa Selatan.

Wagub menyatakan Untuk memberantas rabies di Sulut diperlukan kerjasama seluruh stakeholders terkait agar penyakit rabies bisa teratasi dengan baik. Masyarakat Sulut perlu diberi pengetahuan tentang bagaimana merawat anjing secara baik mengingat sudah menjadi kultur masyarakat di daerah nyiur melambai memelihara hewan anjing. Hewan tersebut harus diberi vaksin secara rutin.

Jika juga masih ditemukan adanya masyarakat yang terkena gigitan anjing perlu diberi pemahaman bagaimana merawat dengan cepat luka gigitan anjing tersebut. Selain itu, pemerintah daerah juga perlu memperhatikan dengan masalah penganggaran untuk pemberantasan rabies.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil ketua TP PKK Sulut Dr. Kartika Devi Tanos,MARS, Bupati dan wakil bupati Minsel, Kadis kesehatan provinsi sulut.(humas provinsi sulut)

Gubernur Warning Pungli Pelaku Perikanan

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dindokambey SE mewarning kepada para pelaku usaha bidang perikanan untuk tidak melakukan pungutan luar (pungli) di tengah laut. Warning tersebut disampaikan Gubernur pada pertemuan bersama pelaku usaha kapal ikan se-Sulut yang di gelar Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulut dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (PKPM) Sulut di ruang CJ Rantung, Kamis (03/11) siang kemarin.
"Saya akan menginstruksikan Satuan Tugas Sapu Bersih  Punggutan liar (Satgas Saber Pungli) Sulut untuk menyelidiki pungli di lautan, tegas penangungjawab Satgas Saber Pungli Sulut ini.
Olly menyebutkan, ada beberapa permasaalahan inti yang terungkap dari laporan para pelaku usaha kapal tangkap ikan yakni, regulasi dan mendorong peraturan pemerintah (PP) nomor 16 yang berdampak pada kapal ikan serta adanya dugaan pungutan liar (Pungli).
"Jadi memang saya sudah terima laporan adanya hambatan dalam pelaku ekonomi perikanan. Oleh karena itu koordinasi ini sangat penting agar bisa ada data valid yang harus saya bawa dan sampaikan ke pak Presiden melalui rapat terbatas di Sekertaris Kabinet (Seskab) yang jadwalnya dua minggu depan," terang Gubernur yang didampingi Kepala DKP Sulut, Ronald Sorongan dan Kepala BKPM, Linda Watania.
Kepada para pelaku usaha perikanan Gubernur juga minta supaya memberikan laporan kepada pemerintah jika terjadi pungli, supaya segera ditindaklanjutinya.
"Nanti data laporan dicatat oleh BKPM dan serahkan kepada saya. Memang dalam kunjungan Pak Presiden kemarin (bulan Oktober) lalu, ingin melakukan kunjungan ke Bitung melihat perkembangan termasuk pengusaha perikanan, tapi belum bisa, hingga saja pak Wapres satang masalahnya juga tetap belum selesai," ungkapnya sembari menambahkan yang pada akhirnya arahan dari Presiden meminta Gubernur (Olly Dondokambey) harus segera bertemu dengan stagholder pengusaha perikanan dan datanya dibawa ke Seskab untuk dibahas pada rapat terbatas. (Humas pemprov sulut).

Silangen : Sulut Optimis Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen SE MS mengaku Optimis Sulawesi Utara meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Pengakuan ini disampaikan Sekprov saat Verifikasi APE bagi Pemerintah Provinsi Sulut di Ruang Rapat F.J Tumbelaka Kantor Gubernur Kamis, (03/11).

Lebih lanjut disampaikan Silangen optimisme ini bukan tanpa alasan, pasalnya komitmen Pemerintah Provinsi  dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan sangat kuat, hal ini dibuktikan dengan jumlah perempuan yang mengisi jabatan kepala SKPD mencapai 30 persen, ini tidak ada di daerah lain. Selain itu komitmen tersebut diwujudkan antara lain dengan program-program pembangunan, seperti peningkatan kesejahteraan dan perlindungan anak, peningkatan peran perempuan dalam proses pembangunan, dan peningkatan pengarusutamaan gender.

Untuk itu lanjut Silangen, kepada SKPD dan instansi vertikal lainnya mari kita berikan yg terbaik, data-data yang belum disampaikan atau yang bisa ditambahkan untuk meningkatkan skor penilaian, agar Sulut bisa meraih penghargaan ini, apalagi ini untuk pertamakalinya bagi Sulut lolos verifikasi.
Sementara itu Ketua Tim Verifikasi dari Kementrian PPA Sri Soesiko Rini mengatakan maksud kedatangan antara lain mencari lebih dalam lagi dari data-data yangg sudah bagus, yang sebelumnya sudah diaampaikan, juga mengetahui sejauh mana instansi yang ada memahami atau memberikan kontribusi terhadap pemaparan dari Pak Sekda utamanya dalam pengarusutamaan gender, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.
Untuk diketahui Anugerah Parahita Ekapraya adalah penghargaan bagi institusi atau pemerintah daerah atas komitmennya dalam melaksanakan pembangunan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
(Humas Pemprov Sulut)

Gubernur: Era Digital Media Online Berkembang Pesat

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE mengakui di era digitalisasi saat ini media online mengalami perkembangan yang begitu pesat seakan menggeser keberadaan media cetak dan media penyiaran. Pengakuan orang nomor satu di Sulut ini disampaikan saat membuka Sarasehan Pers Daerah yang digelar Dewan Pers di Hotel Novotel Manado, Kamis (03/11) pagi kemarin.
Kegiatan yang bertemakan "Tantangan Pers Indonesia di Era Digitalisasi" ini menurut Dondokambey, media online bersifat update, real time, praktis serta lebih murah dan memiliki jangkauan yang lebih luas. Selain itu dalam penyajiannya mampu menyertakan unsur-unsur multimedia untuk mendukung pemberitaan sekaligus bersifat interaktif.
Namun sebaliknya walaupun memiliki keunggulan pada prakteknya media online dipandang sering memberikan konsekuensi negatif. Salah satunya yang paling umum adalah kecepatannya dalam menghadirkan berita yang tidak disertai dengan prinsip kehati-hatian dan kurang verifikatif sehingga informasi yang diberikan kurang akurat bahkan tidak jarang keliru sama sekali. Hal ini tentunya membawa dampak negatif kepada masyarakat sehingga jelas turut melanggar UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik, urai Dondokambey.
Sementara Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo menyebutkan, saat ini jumlah media di tanah air ada sekitar 43 ribu lebih, namun yang lolos verifisasi hanya 211 media, termasuk media online.
Selain itu kita mengenal ada 3 jenis media/wartawan yaitu media profesional, partisan dan media abal-abal. Prasetyo menjelaskan media profesional yaitu media yang memiliki kantor redaksi, mempunyai karyawan pers yang telah lulus sertifikasi uji kompetensi dari Dewan Pers dan memiliki enam kantor perwakilan (biro), kemudian media partisan yaitu media yang hanya hadir ketika  ada momen-momen tertentu seperti ajang pilkada untuk kepentingan partai, sedangkan media abal-abal merupakan  media yang tidak jelas karena tidak memiliki kantor redaksi serta tidak memiliki karyawan pers, tugasnya hanya menakut-nakuti sumber berita, kata Presetyo.
Sebelumnya anggota Dewan Pers Dr Sinyo Harry Sarundajang, saat menyampaikan sambutan selamat datang mengungkapkan, Sulut bersyukur karena sarasehan kali ini boleh di gelar di Manado, Sarasehan ini akan mengevaluasi dampag digitalisasi media dan keberadaan media online diaerah. Meningkatkan pemahaman tentang pentingnya penegakan standar perusahaan pers serta meningkatkan profesionalitas pers daerah, sebagai komitmen implementasi UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, sebut mantan Gunernur Sulut dua periode ini. Turut hadir Kapolda Sulut Irjen Wilmar Marpaung SH, Walikota Bitung Max Lomban, Karo Pemerintahan dan Humas Dr Jemmy Kumendong MSi, Kapen Rem Mayor Fathan Ali, wartawan serta Kabag Humas se-Sulut. (Humas pemprov sulut).

Rabu, 02 November 2016

Gubernur Kukuhkan Satgas Saber Pungli

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE mengukuhkan Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) pungutan liar (Pungli) Provinsi Sulut di halaman Mapolda Sulut, Rabu (02/11) pagi kemarin yang tandai dengan sengan pemasangan Pin Saber Pungli. Usai pengukuhan Satgas Saber Pungli, ditempat yang sama Gubernur langsung memimpin apel kebangsaan dan kesiapsiagaan kontijensi Provinsi Sulut.

Menyikapi berbagai perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini Gubernur mengajak segenap elemen masyarakat Sulawesi Utara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan organisasi kemasyarakatan lainnya menyatukan tekad dalam ikrar kebangsaan,  seluruh yang hadir bertekad dalam satu ikrar untuk menolak kelompok radikalisme, pro kekerasan dan intoleransi serta paham ISIS. menolak berbagai macam pungutan liar, menolak berbagai macam isu-isu yang berkembang yang ingin memecah belah persatuan, memberantas penyalahgunaan narkoba serta berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas di Sulawesi Utara, tegas Dondokambey, sembari menyebutkan, pengucapan ikrar ini menurut Gubernur sebagai upaya menegakkan hukum, melindungi dan mengayomi serta melayani masyarakat guna menjamin terwujudnya rasa aman, tentram, adanya kepastian hukum dan mampu memenuhi harapan masyarakat serta tuntutan masyarakat di Sulawesi Utara.
Diketahui pengukuhan satgas saber pungli sulut berdasarkan Keputusan Gubernur Sulut No.47 tahun 2016 Tanggal 1 Nopember 2016, dimana Gubernur sendiri bertindak sebagai Penangung Jawab, Wakil Penanggung Jawab Kapolda dan Kajati Sulut, Ketua Pelaksana Irwasda Polda Sulut, Wakil Ketua Pelaksana  Inspektur Provinsi, Aswas Kajati Sulut serta Komandan Den POM TNI, Sekretaris Karo SDA Polda Sulut.
Apel Kebangsaan sekaligus pengukuhan Tim Saber Pungli ini ikut dihadiri Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Wilmar Marpaung serta anggotat Forkopimda Sulut lainnya.  (Humas pemprov sulut).

Gubernur Ajak Alumni Unsrat Berkontribusi Dalam Pembangunan Daerah

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE mengajak Alumni Universitas Sam Ratulangi Manado untuk berkontribusi dalam pembangunan Bumi Nyiur Melambai. Ajakan ini disampaikan Gubernur saat membuka Seminar Nasional "North Sulawesi Facing The Future" serta pengukuhan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Unsrat di Gedung Rektorat Unsrat sekaligus Pengukuhan, Rabu (02/11).
Lebih lanjut disampaikan Dondokambey, apa yang menjadi pemikiran Doktor Sam Ratulangi Hakekatnya kita harus kembali pada pemikiran awal ketika Doktor Sam Ratulangi Mencetuskan Ide-Ide dalam  membangun daerah. Ini menjadi motivasi bagi kita para penerus terutama para Mahasiswa dan Akademisi dalam mewujudkan apa yang menjadi harapan dan cita-cita Doktor Sam Ratulangi.
Gubernur juga tak lupa menyampaikan apresiasi bagi Para Alumni Universitas Sam Ratulangi dalam menunjang Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan di daerah, serta tak lupa mengajak para alumni untuk berkontribusi melalui ide, gagasan, sumbangsih pemikiran dalam menunjang program pemerintah.
Sementara itu Ketua Ikatan Alumni Unsrat Periode 2016-2020 DR Marhany Pua mengajak segenap alumni serta civitas akademika Unsrat mendukung kepemimpinan Rektor Unsrat Prof DR Ellen Joan Kumaat serta Kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw dalam menudukung program pemerintah dalam pembangunan Infrastruktur, pariwisata yang sedang digelorakan, serta pemberantasan kemiskinan.
Pada kesempatan ini juga telah ditandatangani MOU dan Perjanjian Kerjasama Antara Pemprov Sulut dan Unsrat dalam pengembangan sektor Pertanian, Perikanan dan Kelautan.
Turut hadir Wakil Ketua MPR RI Letjen TNI (Purn) EE Mangindaan, Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas, Ketua TP-PKK Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua TP-PKK dr Katika Devi Kandouw-Tanos, dan Sekprov Edwin Silangen SE MS.
(Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Yakin Palandung Mampu Kawal Proses Pilkada Sangihe

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE merasa yakin bahwa Drs Jhon H Palandung MSi mampu mengawal proses Pilkada Kabupaten Kepulauan Sangihe. Keyakinan Gubernur ini disampaikan usai mengambil sumpah dan melantik Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulut ini  sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan  Sangihe, yang berlangsung di Aula Mapalus kantor Gubernur,
Rabu (02/11) pagi kemarin.
"Saya melihat pengalaman kerja  tiga kali menjadi Camat di Sangihe serta Pj Walikota  Bitung, Palandung mampu mengaktualisasikan fungsi fasilitator dan mengawal pelaksanaan Pilkada Tahun 2017 mendatang, melalui koordinasi dan sinergitas positif dengan segenap pihak, seperti halnya KPU, Panwas serta aparat keamanan, sehingga Pilkada Sangihe bisa berlangsung lancar, aman dan sukses", kata Olly.
Untuk itu Gubernur harapkan, kepada seluruh eleman masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, dapat mendukung secara maksimal tugas dan fungsi dari Penjabat Bupati ini. Selin itu 
Gubernur minta agar mantan Sekda Sitaro ini untuk tetap bersinergi dengan Pemprov Sulut, sehinga berbagai upaya, program dan kegiatan tetap sinkron dengan Visi pembangunan daerah menuju "Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik dan Berkepribadian Dalam Budaya, kunci Dondokambey.
Sementara itu Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Maya Dondokambey juga telah melantik Diana Palandung Kamu SE sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe sekaligus juga sebagai Ketua Dekranasda Sangihe
Pelantikan ini ikut disaksikan Wakil Gubernur, Drs Steven Kandouw, Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Maya Dondokambey, Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw Tanos MARS, Sekertaris Provinsi, Edwin Silangen, Ketua DPRD Provinsi Sulut, Andrei Angouw serta jajaran Forkopimda Sulut, sejumlah Bupati Walikota dan para Kepala SKPD Pemprov dan Kabupaten Sangihe. Humas Pemprov Sulut).