Rabu, 10 September 2014

Senin, Gubernur Terima Penghargaan Perdamaian




Kiprah dari sosok Gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang sebagai figur pemimpin yang menjunjung tinggi pluralisme, tak hanya mendapat pengakuan dari elemen masyarakat ditanah air, tapi juga datang  dari luar negeri kali ini dari Universal Peace Federation (UPF) yang berkedudukan di New York Amerika Serikat. Hal itu tersebut disampaikan Ketua UPF Edgar Tanate kepada Sarundajang  di sela-sela peninjauan  lokasi pameran pembangunan bersama Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, di Kaiwatu Manado, Rabu (10/9) kemarin.
Tanate mengatakan, nama pengharggaan yang akan diterima salah satu Gubernur terbaik di Indonesia ini yaitu “Ambassadors For peace” yaitu  pengharggaan di bidang perdamaian. alasan diberikannya pengahrgaan tersebut Tanate menyebutkan, karena Sarundajang sewaktu dipercayakan oleh pemerintah pusat Penjabat sebagai Gubernur di dua daerah konflik Maluku dan Maluku Utara ternyata mampu mendamaikan konflik horisontal yang melibatkan masyarakat dua provinsi bersaudara itu. Selain itu kami menilai Gubernur Sulut dua periode ini, telah menjadi  tokoh perdamaian yang lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan pribadi, ujarnya.
Tanate menambahkan, Penyerahan penghargaan tersebut nantinya akan diserahkan langsung oleh pendiri UPF DR. Sun Myung Moon pada hari Senin (15/9) pekan depan di Kantor Gubernur. Dan Gubernur Sulut merupakan yang  pertama menerima Penghargaan tersebut di Indonesia,  sembari menyebutkan, Pak Sarundajang menerima dengan baik pemberian pengharggaan tersebut.

Sementara itu Sekretaris BKKBN Sulut Drs. Jacky Sambuaga yang ikut mendampingi Edgar Tanate mengatakan, pemberian penghargaan Ambassador For peace kepada Guberur Sulut dalam rangka ikut memeriahkan perayaan Tahun Emas Daerah Bumi Nyiur Melambai. Selain itu BKKBN Provinsi Sulut bekerjasama dengan panitia HUT Provinsi   pada hari yang sama pukul 12.00 Wita, juga akan menggelar parade angkutan kota (angkot) dengan melibatkan 502 angkot, menandakan 50 simbol Tahun Emas dan Dua simbol Dua Anak cukup disertai pemutaran lagu “Mars KB” di setiap angkot untuk mendapatkan rekor MURI. Kegiatan tersebut akan dihadiri kepala BKKBN pusat Prof DR Fasly Jalal SPOg. Turut hadir Kabid Pengendalian Kependudukan Ir. Tino Tandayu M.Erg. (Kabag humas DR. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar