Penjabat Gubernur Sulut Sulut Dr Sumarsono MDM, sejak Kamis 22 Oktober 2015 lalu, telah mengeluarkan Surat Edaran No. 364/2154/Sekr-Ro SDA Tentang Penaggulangan Bencana Kebakaran Kawasan Hutan dan Lahan di Provinsi Sulut.
Menyikapi kondisi terkini tentang makin meluasnya bencana kebakaran hutan dan lahan perkebunan di Sulut, maka Gubernur memberikan himbauan kepada pada Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat di provinsi Sulut sebagai berikut:
1. Mengajak segenap tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan berkebunan.
2. Mengharapkan segenap tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat mengajak jemaat dan warga masyarakat untuk ikut menjaga, memelihara lingkungan masing-masing dengan cara tidak membakar hutan dan perkebunan secara sembarangan.
3. Melaporkan secara cepat dan tepat setiap terjadinya peristiwa kebakaran hutan dan perkebunan kepada pemerintah setempat atau aparat keamanan.
4. Menggerakan warga jemaat, jemaah dalam aksi pengendalian kebakaran hutan dan lahan diwilayahnya maupun wilayah lain dengan mengikuti prosedur dan koordinasi dengan pemerintah setempat.
5. Menggerakan warga,jemaat, jemaah untuk melakukan aksi penanaman pohon di areal gereja, masjid, wihara, dan pura serta areal terbuka lainnya.
6. Pemda akan memberikan dukungan positif terhadap upaya spontanitas warga dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan perkebunan di wilayah masing-masing.
7. Meningkatkan semangat gotong royong (Mapalus, Mapaluse, dan Moposad) dalam menangani bencana kebakaranhutan serta lahan.
8. Kebakaran lahan dan hutan menyebabkan kesengsaraan masyarakat, UU No. 41Tahun 1999 Tentang kehutanan dan UU No. 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menegaskan; barang siapa yang dengan sengaja membakar hutan akan dikenakan sanksi kurungan penjara hingga 10 tahun dan denga 10 Miliar Rupiah. Sangsi hukum siap dijerat para pembakar lahan dan hutan. Karena itu, stop pembakaran lahan dan hutan sekarang juga, demikian ditegaskan Sumarsono. (Humas Pemprov Sulut).
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Minggu, 25 Oktober 2015
Sabtu, Air Tractor Mulai Action Siram Gunung Klabat
Pesawat Jenis Air Tracktor (AT) miliki Susi air sejak Sabtu
lalu, mulai action melakukan penyiraman
kebakaran hutan dan lahan perkebunan yang terjadi di Gunung klabat.
Hal itu di sampaikan, Juru Bicara Pemprov Sulut Dr Jemmy Kumendong MSi, di
Posko pengendalian bencana kebakaran lahan dan hutan di VVIP Bandara Sam Ratulangi
Manado, Sabtu (24/10).
Kumendong mengatakan, tepat pukul 11:58 Wita Pesawat Air
Tracktor yang di piloti Peter Jones landing di bandara Samrat dari Gorontalo. Setelah
mengikuti briefing dan istirahat makan siang, pukul 14:10 Wita Pilot Peter Jones menerbangkan
kembali pesawat Air Tracktor untuk melakukan surfei dan orientasi udara di lokasi terjadinya kebakaran, dan sebelum melakukan
penyiraman Jones akan membunyikan sirine dari pesawat sebagai pemberitahuan
kepada warga, ujar Karo Pemerintahan dan Humas, Setda Provinsi Sulut ini.
Kumendong menyebutkan, dalam briefing yang dipimpin Dan
Lanudsri Kol Pnb Djoko bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon
Palandung MSI, serta instansi terkait, terungkap bahwa sekali sorti (terbang) pesawat
ini mampu menampung 3 ribu liter air, dan setiap hari rencananya lima sampai
sepuluh kali penyiramanan di lokasi terjadinya kebakaran, mengingat lokasi
kebakaran dekat dengan bandara hanya butuh waktu 15 menit setelah melakukan
penyiraman pesawat sudah kembali ke landasan, tandas mantan Karo Sumber Daya
Alam.
Kadis Kehutanan Provinsi Sulut Ir Herry Rorinsulu MSi menambahkan,
sesuai perintah dari Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, bahwa pesawat Air
Tracktor akan bertugas hingga selesai penyiraman di titik-titik api yang ada,
terutama di gunung klabat yang berdekatan dengan Bandara Sam Ratulangi Manado.
“Kita di Sulut sesungguhnya bersyukur karena dari 18 Provinsi
yang terjadi kebakaran lahan dan hutan, khususnya di Kawasan Timur Indonesia, kita
mendapat prioritas karena kebakaran ini dekat dengan bandara serta telah mengganggu jadwal penerbagan pesawat,”
kata Hero sapaan akrab dari Kadis Kehutanan ini. (Humas Pemprov Sulut).
Jumat, 23 Oktober 2015
Tes Calon Praja IPDN digelar Senin depan
Dalam Rangka menunjang pelaksanaan
Tes Kompetensi Dasar (TKD) menggunakan system Computer Assisted Test (CAT)
maka, Pemprov Sulut Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulut bekerja sama dengan Kantor
Regional XI Badan Kepegawaian Negara Manado,
Jumat (23/10) lalu, telah mengadakan
simulasi CAT. Hal itu dikatakan kepala BKD provinsi Sulut Dr Femmy J. Suluh
M.Si di ruang kerjanya.
Suluh
mengatakan, Simulasi tersebut bukan merupakan rangkaian seleksi yang mempengaruhi nilai
kelulusan,
namun adalah salah satu langkah inovatif
pemprov Sulut untuk memberikan
pelatihan kepada Calon Peserta Seleksi Capra IPDN sehingga pada pelaksanaanya
nanti sudah memahami tata cara
pengisian tes melalui sistem CAT.
Kantor Regional
XI BKN Manado telah
mempersiapkan ruang ujian dan 100 unit komputer pada pelaksanaan CAT nanti, termasuk
ruang publik yang diperuntukan bagi para orangtua dan atau
pendamping peserta seleksi yang ingin
memantau, ujar Suluh.
Suluh
menambahkan, pemprov sulut akan memfasilitasi pelakasaan test kompetensi dasar
tersebut yang rencananya akan dilaksanakan Senin,
26 Oktober 2015. Sementara pelaksana tes berasal dari Tim Kemendagri RI dalam hal ini Institut
Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Suluh
menyebutkan untuk teknis pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar
(TKD) nanti, tim pusat telah membagi 3 (tiga) sesi pelaksanaan. Sesi pertama tes
dimulai pada pukul 8.00 Wita dan registrasi pukul 6.30 Wita sebanyak 90 Orang,
Sesi II dimulai pukul 9.30 Wita dan registrasi pukul 8.30 wita sebanyak 90
Orang, sesi III dimulai Pukul 11.00 Wita dan registrasi pukul 10.00 wita.
Sedangkan Acara Pembukaan Kegiatan Tes sekaligus pembukaan segel ruangan
seleksi pada pukul 7.15 wita. Daftar nama peserta yang telah dibagi dalam Sesi
I s/d III dapat dilihat lewat portal resmi pendaftaran IPDN yakni spcp.ipdn.ac.idatau
bisa juga diakses lewat website resmi BKD provinsi Sulawesi Utara www.bkd.sulutprov.go.idserta
papan pengumuman yang berada pada kantor Gubernur Sulawesi Utara.
Sementara Kabid Pengadaan dan Pengembangan Paultje Salawati S.Sos, M.Si yang didampingi Kasubbid diklat Billy Wowiling S.STP, M.Si menambahkan peserta Seleksi Calon Praja IPDN yang berjumlah 240 orang, supaya hadir tepat waktu dengan
membawa perlengkapan berupa Kartu Tanda Peserta dan KTP. Karena konsekuensi
dari keterlambatan dan tidak memiliki kartu tanda peserta adalah tidak dapat
mengikuti pelaksanaan seleksi tersebut. (Karo Pemerintahan dan Humas Dr. Jemmy S. Kumendong M.Si Selaku jubir pemprov)
Gubernur: PWRI Jadi duta wisata Sulut
Penjabat Gubernur Sulut Dr
Sumarsono MDM mengajak, masyarakat sulut termasuk Pengurus dan Anggota
Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dan Kerta Wredatama Sulut untuk
menjadi duta wisata sulut.
Ajakan Gubernur tersebut disampaikan saat melantik pengurus
dan anggota PWRI dan Kerta Wredatama Sulut masa bhakti 2015-2020, di ruang CJ
Rantung Jumat (23/10).
Sumarsono mengatakan, terkait akan dilakukan pencanangan Visit Year Sulawesi Utara (Sulut) 2016 mendatang, dengan maskot “Marijo ka Manado” merupakan terobosan untuk meningkatkan perekonomian daerah melalui sektor pariwisata. Tujuannya untuk mendatangkan
wisatawan lokal maupun mancanegara sebanyak mungkin ke daerah ini. Jelas
Sumarsono.
PWRI diharapkan, mampu mempromosikan destinasi wisata
sulut melalui kerabat dan keluarganya baik di dalam maupun luar negeri. Objek
wisata sulut memiliki beragam pilihan yang bisa dijumpai di seluruh kabupaten kota se-Sulut seperti, wisata alam, budaya,
Kuliner, serta wisata religius, ujar Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI ini.
Sumarsono menambahkan kuliner di Sulut sungguh luar biasa, hanya dua klasifikasi yaitu enak, dan enak sekali, kunci Pembina PWRI Sulut.
Adapun pengurus PWRI dan Kerta Wredatama Sulut periode 2015-2020 yang dilantik oleh Gubernur Sulut Ketua AHJ Purukan BA, didampingi 7 orang wakil ketua bidang, Sekretaris Drs. Max Besouw ST, M.Si, Bendahara Drs. Oscar Wagiu. Kepengurusan PWRI ini dilengkapi pula 7 bidang. Sementara pengurus Kerta Wredatama Sulut ketua Ny. M. Waha - Sambow, Sekertaris Ny. JEB Tendean - Mamahit, bendahra Ny. E. Mawikere- Tangkauw. (Karo Pemerintahan dan Humas Dr. Jemmy S. Kumendong M.Si selaku Jubir Pemprov.)
Sumarsono menambahkan kuliner di Sulut sungguh luar biasa, hanya dua klasifikasi yaitu enak, dan enak sekali, kunci Pembina PWRI Sulut.
Adapun pengurus PWRI dan Kerta Wredatama Sulut periode 2015-2020 yang dilantik oleh Gubernur Sulut Ketua AHJ Purukan BA, didampingi 7 orang wakil ketua bidang, Sekretaris Drs. Max Besouw ST, M.Si, Bendahara Drs. Oscar Wagiu. Kepengurusan PWRI ini dilengkapi pula 7 bidang. Sementara pengurus Kerta Wredatama Sulut ketua Ny. M. Waha - Sambow, Sekertaris Ny. JEB Tendean - Mamahit, bendahra Ny. E. Mawikere- Tangkauw. (Karo Pemerintahan dan Humas Dr. Jemmy S. Kumendong M.Si selaku Jubir Pemprov.)
Mokodongan Dukung Tuntutan Pemuda GMIM
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Ir Siswa R Mokodongan
mendukung tuntutan Pemuda Sinode GMIM melarang penutupan dan pembakaran gereja
di Indonesia.
Dukungan Mokodongan tersebut disampaikan, saat menerima aksi
solidaritas Pemuda Sinode GMIM di loby Kantor Gubernur, Jumat (23/10) kemarin.
Terkait dengan pembakaran gereja yang terjadi pecan lalu, di Aceh Singkil Provinsi Nanggro Aceh Darusalam,
Pemprov Sulut melalui Penjabat Gubernur
Dr Sumarsono MDM telah mengambil langkah-langkah antisipatif, sehingga dampagnya
tidak merembes sampai di daerah Nyiur Melambai yang kita cintai ini.
“Gubernur sudah mengeluarkan lima poin himbau bersama Presidium
Pimpinan umat beragama, terkait dengan
peristiwa tersebut agar warga Sulut tetap tenang dan tidak terpancing dengan
gerakan-gerakan sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab yang sengaja untuk
memecah belah persatuan dan keutuhan bangsa,” tegas salah satu putra terbaik
Bumi Totabuan ini. (Kabag humas DR Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).
Lagi, Gubernur Tegur Walikota Tomohon
Kekecewaan terhadap Walikota Kota Tomohon Jimmy Eman kembali disampaikan Penjabat Gubenur Sulut DR Sumaraono, MDM.
Setelah beberapa waktu lalu, Eman ditegur akibat menelantarkan siswa SMP yang ada di kota Jakarta, Kali ini Sumarsono kembali menyayangkan sikap Walikota yang acuh dalam menanggapi bencana yang terjadi di daerah ini.
Kekecewaan tersebut disampaikan Sumarsono dalam rapat penanggulangan kebakaran lahan dan hutan yang digelar Jumat (23/10), dimana berdasar laporan Kepala BPBD Sulut, ternyata Pemko Tomohon sampai saat ini tidak mengeluarkan SK Tanggap Darurat Bencana.
Untuk itu, hal ini sangat mengecewakan karena saat kebakaran lahan di area gunung lokon beberapa waktu lalu Gubernur turun langsung memantau, sekaligus berharap agar Walikota Tomohon segera mengeluarkan SK tanggap darurat bencana kebakaran.
Akibat kelalaian ini, Gubernur akan menegur secara lisan dan tertulis kepada Walikota Tomohon yang dianggap lamban, karena peristiwa ini menyangkut nyawa masyarakat. Dan dianggap tidak memiliki sense of crisis sebagai seorang kepala.
(Humas Pemprov Sulut).
(Humas Pemprov Sulut).
Sumarsono: Stop Pembakaran Hutan Di Sulut
*Kebakaran mencapai 18435 hektar
*Jika Ditemukan Dipidana 10 Tahun Penjara
*Jika Ditemukan Dipidana 10 Tahun Penjara
Penjabat Gubernur sulut DR Sumarsono,MDM secara tegas mengingatkan kepada siapa saja oknum yang berada di provinsi sulut agar menghentikan pembakaran lahan dan hutan yang ada di wilayah Sulut, bagi siapa yang ditemukan melanggar aturan akan ditindak secara tegas sesuai hukum dengan penjara 10 tahun dan denda 1 Miliar Rupiah. Gubernur meminta koordinasi BPBD dan Kesbangpol agar mengaktifkan satgas masyarakat dan sosialisaaikan hingga ke rumah ibadah, serta kabupaten/kota membuat Spanduk himbauan stop pembakaran lahan dan hutan.
Penegasan tersebut disampaikan Sumarsono saat memimpin rapat terkait penanggulangan bencana kebakaran yang melanda wilayah Sulut, bersama stakeholder terkait Jumat (23/10), di ruang rapat VIP Pemda Bandara Samratulangi Manado.
Gubernur dalam arahan mengatakan, dalam menghadapi permasalahan darurat bencana kebakaran ini, hal ialah terpenting rakyat yang mengalami dampak bencana kebakaran butuh bantuan dan pemerintah harus hadir membantu dalam berbagai masalah, pemerintah Kabupaten Kota jangan ragu dalam melaksanakan program penanggulangan bencana di daerah. Karena berdasar instruksi Presiden Jokowi, saat ini tidak ada kebijakan kepala daerah yang dipidanakan agar tidak ragu dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, termasuk dalam penanggulangan bencana. jika ditemukan ada kesalahan penggunaan anggaran akan dikenakan hukuman administratif.
Menghadapi bencana kebakaran hutan yang saat ini telah mencapai kurang lebih 18000 hektar, Gubernur meminta Semua daerah di Sulut harus mengeluarkan SK Tanggap Darurat Bencana Sabtu ini juga. Disamping itu, Kepala daerah harus laporkan kenyataan real dilapangan terkait kebakaran kepasa Gubernur, jangan sampai ada laporan yang salah seperti di Boltim Bupati melaporkan butuh segera dibantu, sementara kepala BPBD melaporkan aman saja.
Untuk itu Gubernur mengingatkan agar seluruh stakeholders terus berkoordinasi dengan baik dan cepat, agar penanggulangan bencana bisa dilaksanakan dengan cepat hingga tidak menyebabkan hal lebih parah lagi.
Daerah harus berstatus darurat bencana asap agar bantuan dapat segera langsung datang dari pusat dan mempermudah pihak pemprov dalam mencari bantuan lainnya. Terkait satgas penanggulangan bencana harus juga segera dibentuk agar terkendali dengan baik. Gubernur juga menginstruksikan pengaktifan posko penanggulangan bencana, agar semua kejadian dilapangan termonitor dengan baik.
Terkait pesawat Water Booming yang akan membantu pemadaman titik api, karena wilayah kebakaran cukup luas maka akan diperhatikan mana yang menjadi prioritas pemadaman seperti wilayah gunung klabat karena berdekatan dengan bandara Samratulangi, mengingat bandara merupakan lokasi vital yang berdampak luas jika tidak segera diamankan. Karena kapasitas tangki air terbatas, pesawat akan memadamkan wilayah yang susah dijangkau melalui darat. Rencananya pesawat akan tiba Jumat sore dan langsung akan mengadakan pemadaman Sabtu pagi. (Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).
Langganan:
Postingan (Atom)



