Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang menegaskan, kita telah bertekat tahun depan Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tetap dipertahankan.Alasannya karena Tahun ini kita sukses untuk ke- tiga kalinya mendapatkan predikat WTP. Itu disampaikan Sarundajang saat menjadi Irup pada Upacara Peringatan HUT ke-49 Provinsi Sulut yang digelar di halaman Kantor Gubernur, Senin (23/9)kemarin. Karena itu saya minta kita harus lebih bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja tuntas diatas landasan kebersamaan saling mendukung. ini merupakan jaminan bagi kita semua untuk bisa mempertahankan predikat WTP untuk yang ke-empat kali, ujarnya, sembari menyebutkan kita telah bertekat untuk membangun daerah sulut sebagai salah satu "The New Gate Of Indonesia In The Pacific Region menuju masyarakat yang semakin berbudaya, berdaya saing dan sejahtera, sembari mengajak, marilah kita bangun terus komitmen pengabdian untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik. Kita bangun kerjasama dan kekompakan, per-erat tali persaudaraan, serta membangun sinergitas antara pemprov dengan kabupaten/kota.
Peringatan HUT Provinsi kali ini terasa spesial, karena turut dihadiri Juara Dunia Bulutangkis ganda campuran Indonesia asal Sulut Liliana Natsir Maramis dan Natalian Poluakan Atlet Bulutangkis Sulut peraih medali Emas bersama Lilianan pada PON 2004 lalu. Karena dalam upacara ini Liliana mendapat pengharggaan sebagai alte berprestasi yang telah mengharumkan nama baik Indonesia san daerah di pentas bulutangkis dunia. Selain Liliana juga beberapa pejabat turut menerima pengharggaan dari Presiden RI berupa Satya Lencana Karya Satya 30 tahun kepada Karo Perlengkapan Drs. Rudy Roring, Karo Perlengkapan Dra. Femmy Suluh menerima sertifikat tanah pemprov sulut dari BPN, penghargaan bagi pegawai berprestasi serta pengharggaan lain yang diserahkan langsung oleh
Gubernur sarundajang slaku Inspktur Upacara. Sedangkan bertindak sebagai KomandanUpacara Kabag Tata Usaha Pimpinan (TUP Micahel Kelah AP MSi. Upacara tersebut turut di hadiri Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan, Unsur Forkopimda Sulut, Anggota Deprov, Wakil Bupati Boltim Meddy Lensun,WagubBolmut serta Tamu undangan lainnya. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov)
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Senin, 23 September 2013
Kapitalaung Desa Kauhis Terima Pengharggaan Pemprov
Desa Kauhis Kec. Manganitu Kab. Kepulauan Sangihe yang berhasil keluar sebagai juara 1 lomba desa tingkat nasional 2013 ini, mendapat apresiasi dan pengharggaan dari pemmprov sulut. Penyerahan pengharggaan dalam rangka memperingati HUT ke-49 Provinsi sulut ini, terlah diserahkkan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang kepada Kapitalaung Desa Kauhis Nataniel Sabanari dalam Upacara Peringatan HUT Provinsi, di halaman Kantor Gubernur Sulut, Senin (23/9) kemarin. Pengharggaan yang sama juga diberikan Gubernur Sarundajang kepada Lurah Kelurahan Girian Weru II Bitung Ir. Ivon Tamaka, dimana Kelurahan ini berhasil keluar sebagai juara 1 pada lomba keluarahan tingkat provinsi sulut.
Gubernur juga memberikan apresiassi positif kepada Kapitalaung Desa Kauhis dan Lurah Kelurahan Girian Weru II atas prestasi yang dicapai dalam keikutsertaan dalam lomba desa dan keluarahan tahun ini. Khusus bagi Desa Kauhis Sarundajang mint agar Kapitalaung terus mempertahankan prestasi ini, dalam tugas sehari-hari. Desa Kauhis nantinya akan menjadi desa percontohan bagi desa lain di sulut. Karena itu saya minta semua sarana dan prasarana yang ada terus dijaga dan dipelihara dengan baik, sehingga bisa di manfaatkan oleh warga desa, ujarnya.
Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Dr. Ir. Recky Toemanduk MSi juga tercatat sebagai pendamping terbaik dalam lomba desa dan kelurahan tahun 2013 ini, sehingga yang bersangkut ikut pula menerima pengharggaan dari Gubernur Sarundajang, jelas Kabid Pemdesa dan Kelurahan Voura Kumendong SH. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Gubernur juga memberikan apresiassi positif kepada Kapitalaung Desa Kauhis dan Lurah Kelurahan Girian Weru II atas prestasi yang dicapai dalam keikutsertaan dalam lomba desa dan keluarahan tahun ini. Khusus bagi Desa Kauhis Sarundajang mint agar Kapitalaung terus mempertahankan prestasi ini, dalam tugas sehari-hari. Desa Kauhis nantinya akan menjadi desa percontohan bagi desa lain di sulut. Karena itu saya minta semua sarana dan prasarana yang ada terus dijaga dan dipelihara dengan baik, sehingga bisa di manfaatkan oleh warga desa, ujarnya.
Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Dr. Ir. Recky Toemanduk MSi juga tercatat sebagai pendamping terbaik dalam lomba desa dan kelurahan tahun 2013 ini, sehingga yang bersangkut ikut pula menerima pengharggaan dari Gubernur Sarundajang, jelas Kabid Pemdesa dan Kelurahan Voura Kumendong SH. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Liliana dan Natalia Terima Bantuan Gubernur Sulut
Juara Dunia Ganda Campuran
Bulutangkis Indonesia asal Sulut Liliana Natsir Maramis dan Natalia Poluakan
peraih Medali Emas PON 2004 yang berpasangan dengan Liliana Natsir menerima
bantuan beruapa uang sejumlah Rp. 100 Juta untuk Liliana dan Natalia sebesar Rp.
50 Juta, dari Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang. Pemberian bantuan
kepada dua atlet berprestasi ini diserahkan langsung Sarundajang di kediaman
Bumi Beringin Manado, usai Upacara memperingati HUT ke-49 Provinsi Sulut, Senin
(23/9) kemarin. Sarundajang mengatakan, bantuan tersebut kiranya bisa menjadi
pendorong bagi kedua atlet ini untuk terus memacu prestasi gemilang di pentas
nasional dan internasional. Sarundajang menyebutkan, Liliana merupakan
satu-satunya atlet nasional asal sulut yang telah mengukir prestasi gemilang sebagai
juara dunia bulutangkis sebanyak tiga kali. Pemprov Sulut tentunya terus mendorong agar prestasi Liliana
terus meningkat untuk mengharumkan
bangsa Indonesia terutama bagi daerah Bumi Nyiur Melambai, tambah Sarundajang.
Liliana sendiri saat dimintai tanggapannya, mengucapkan banyak
terima kasih kepada pemerintah provinsi melalui Pak. Gubernur Sarundajang atas
apresiasi yang begitu baik terhadap kami
sebagai atlet yang telah memberikan yang terbaik bangi bangsa dan daerah.
Perhatian khusus pemprov ini kiranya akan memacu semangat kami untuk lebih
berprestasi disetiap pertandingan yang saya ikuti nanti. Hal senada juga di
ungkapkan orang tua dari Liliana Natsir Jin Chen yang mendampingi putri
bungsunya itu untuk menerima bantuan tersebut. Sebagai orang tua tentu kami
merasa bangga atas perhatian dari pemerintah terhadap anak kami ini. Liliana merupakan
putri bungsu dari dua bersaudara dimana kakaknya seorang dokter yang kini
bertugas di Jakarta, tambah Jin Chen pemilik toko Carona Motor di Keluarahan Teling
Atas. Sementara orang tua dari Natalia
Poluakan Ny. Hetty Poluakan lapian juga tak lupa menyampaikan terima kasih
kepada Gubernur sulut atas apresiasi terhadap Natalia. Walaupun kini Natalia
sudah menjadi PNS Pemprov yang bertugas di Kantor Penghubung Sulut di jakarta,
tetapi dia masih terus berlatih, karena Natalia sendiri dalam waktu dekat akan
mewakili Kontingen Sulut untuk mengikuti Pornas Korpri yang akan digelar di
sulawesi Utara para bulan Niopember nanti. (kabag humas Judhistira Siwu selaku
jubir pemprov).
Minggu, 22 September 2013
Gubernur Lantik Walikota dan Wakil Walikota Kota Kotamobagu
Pengambilan sumpah dan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu periode 2013-2018 terhadap Ir.Hj. Tatong Bara dan Drs. Djainudin Damapolii dilaksanakan Minggu (22/8) bertempat di lapangan Boki Hotinimbang Kota Kotamobagu oleh Gubernur Sulawesi Utara DR.S.H. Sarundajang atas nama Presiden Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.71-6636 tahun 2013 tentang pengesahan dan pengangkatan Walikota Kota Kotamobagu. Acara yang dilaksanakan dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Kotamobagu itu dihadiri 21 orang dari jumlah 25 anggota DPRD Kota Kotamobagu berlangsung dengan khidmat dan penuh haru.
Ir.Hj. Tatong Bara dan Drs. Djainudin Damapolii merupakan pasangan yamg diusung oleh Partai Amanah Nasional (PAN) pada pemilihan umum kepada daerah Kota Kotamobagu yang diadakan pada tanggal 24 Juni 2013. Pasangang yang dikenal dengan sebutan TB-JaDi tersebut mengalahkan saingan terberatnya yakni Djelantik Mokodompit-Rustam Simbala dengan mendulang suara sebanyak 52,81 persen atau 37.677 suara. Dari total suara sah 71.350. Pasangan Djelantik Mokodompit–Rustam Simbala (DjelaS) sendiri meraup suara sebanyak 38.92 persen atau 27.768 suara dari total suara sah.
Dalam sambutan Gubernur seusai melantik dan mengambil sumpah pasangan TB-JaDi menyampaikan penghargaan dan ungkapam terima kasih kepada Walikota Kotamobagu demisioner Drs. Djelantik Mokodompit yang dinilainya telah berbhakti tanpa pamrih dan membangun Koya Kotamobagu selama 5 tahun yang telah berlalu. "Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara men yampaikan rasa teraima kasih yang tulus kepada Bapak Djelantik Mokodompit yang telah meberi sumbangsih terbaik bagi masyarakat Kota Kotamobagu. Banyak kemajuan yang dicapai daerah ini berkat kerja keras beliau, dan untuk itu saya mengajak semua masyarakat Kota Kotamobagu untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada beliau. Semoga kiprah dan pengabdian Pak Djelantik kedepan sebagai seorang politisi dapat sukses dan diridhoi Tuhan Yang Maha Esa", kata Sarundajang yang langsung disambut aplaus seluruh hadirin. Kepada pasangan walikota dan wakil walikota yang baru dilantik, Gubernur terbaik se-Indonesia itu mengingatkan agar senantiasa menjaga sinergitas dan keharmonisan sepanjang memegang masa jabatan. "Sinergitas dan harmonisasi iti sangat penting dalam menjlankan roda pemerintahan. Kepada Walikota dan Wakil walikota yang baru ini, saya camkan untuk senantiasa menjaga keharmonisan. Keharmonisan antara Walikota dan wakil, dengan pihak legislatif, maupun dengan unsur Forkopimda dan instansi vertikal yang ada di daerah. Niscaya demikian, maka pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunam dan kemasyarakatan yang diemban pasangan ini akan terasa mudah", ujar satu-satunya gubernur yang menjadi peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat ini.
Ketia DPRD Kota Kotamobagu dalam kata-kata penutupan sidang paripurna DPRD saat itu mengucapkan selamat dan sukses kepada pasangan Walikota dan Wakil Walikota yang baru dan juga menyampaikan dukungan kepada Sarundajang dalam mengikuti konvensi calon presiden RI. Dari tamu yang hadir tampak lengkap mulai dari ketua tim penggerak PKK Sulut Ny. Deetje Adelin Sarundajang- Laoh Tambuwun, Wakil Gubernur DR. Djouhari Kansil MPd, bersama ibu, Sekretaris Provinsi Sulut Ir. S.R. Mokodongan bersama ibu, Unsur Forkopimda Sulut, para bupati dan walikota se-Sulut, anggota DPR-RI yang tampak hadir yaitu Yasti Soeprejo Mokoagouw dari fraksi PAN.
(Juru bicara Pemprov Sulut Judhistira Siwu, SE, MSi )
Sarundajang: Terima Kasih Pak Djelantik
Pengambilan sumpah dan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu periode 2013-2018 terhadap Ir.Hj. Tatong Bara dan Drs. Djainudin Damapolii dilaksanakan Minggu (22/8) bertempat di lapangan Boki Hotinimbang Kota Kotamobagu oleh Gubernur Sulawesi Utara DR.S.H. Sarundajang atas nama Presiden Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.71-6636 tahun 2013 tentang pengesahan dan pengangkatan Walikota Kota Kotamobagu. Acara yang dilaksanakan dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Kotamobagu itu dihadiri 21 orang dari jumlah 25 anggota DPRD Kota Kotamobagu berlangsung dengan khidmat dan penuh haru.
Ir.Hj. Tatong Bara dan Drs. Djainudin Damapolii merupakan pasangan yamg diusung oleh Partai Amanah Nasional (PAN) pada pemilihan umum kepada daerah Kota Kotamobagu yang diadakan pada tanggal 24 Juni 2013. Pasangang yang dikenal dengan sebutan TB-JaDi tersebut mengalahkan saingan terberatnya yakni Djelantik Mokodompit-Rustam Simbala dengan mendulang suara sebanyak 52,81 persen atau 37.677 suara. Dari total suara sah 71.350. Pasangan Djelantik Mokodompit–Rustam Simbala (DjelaS) sendiri meraup suara sebanyak 38.92 persen atau 27.768 suara dari total suara sah.
Dalam sambutan Gubernur seusai melantik dan mengambil sumpah pasangan TB-JaDi menyampaikan penghargaan dan ungkapam terima kasih kepada Walikota Kotamobagu demisioner Drs. Djelantik Mokodompit yang dinilainya telah berbhakti tanpa pamrih dan membangun Koya Kotamobagu selama 5 tahun yang telah berlalu. "Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara men yampaikan rasa teraima kasih yang tulus kepada Bapak Djelantik Mokodompit yang telah meberi sumbangsih terbaik bagi masyarakat Kota Kotamobagu. Banyak kemajuan yang dicapai daerah ini berkat kerja keras beliau, dan untuk itu saya mengajak semua masyarakat Kota Kotamobagu untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada beliau. Semoga kiprah dan pengabdian Pak Djelantik kedepan sebagai seorang politisi dapat sukses dan diridhoi Tuhan Yang Maha Esa", kata Sarundajang yang langsung disambut aplaus seluruh hadirin. Kepada pasangan walikota dan wakil walikota yang baru dilantik, Gubernur terbaik se-Indonesia itu mengingatkan agar senantiasa menjaga sinergitas dan keharmonisan sepanjang memegang masa jabatan. "Sinergitas dan harmonisasi iti sangat penting dalam menjlankan roda pemerintahan. Kepada Walikota dan Wakil walikota yang baru ini, saya camkan untuk senantiasa menjaga keharmonisan. Keharmonisan antara Walikota dan wakil, dengan pihak legislatif, maupun dengan unsur Forkopimda dan instansi vertikal yang ada di daerah. Niscaya demikian, maka pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunam dan kemasyarakatan yang diemban pasangan ini akan terasa mudah", ujar satu-satunya gubernur yang menjadi peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat ini.
Ketia DPRD Kota Kotamobagu dalam kata-kata penutupan sidang paripurna DPRD saat itu mengucapkan selamat dan sukses kepada pasangan Walikota dan Wakil Walikota yang baru dan juga menyampaikan dukungan kepada Sarundajang dalam mengikuti konvensi calon presiden RI. Dari tamu yang hadir tampak lengkap mulai dari ketua tim penggerak PKK Sulut Ny. Deetje Adelin Sarundajang- Laoh Tambuwun, Wakil Gubernur DR. Djouhari Kansil MPd, bersama ibu, Sekretaris Provinsi Sulut Ir. S.R. Mokodongan bersama ibu, Unsur Forkopimda Sulut, para bupati dan walikota se-Sulut, anggota DPR-RI yang tampak hadir yaitu Yasti Soeprejo Mokoagouw dari fraksi PAN.
(Juru bicara Pemprov Sulut Judhistira Siwu, SE, MSi )
Silangen Pameran Pembangunan Bertempatan 3 tahun Kepemimpjnan SHS-DK
Asisten Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS mengatakan, momentum pameran pembangunan HUT ke-49 Provinsi Sulut tahun ini menjadi semakin bermakna dan strategis karena berlangsung dalam nuansa peringatan Ulang Tahun ke-3 masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr, Sinyo Harry Sarundajang dan Dr. Djouhari Kansil MPd. Untuk itu saya mengajak marilah kita memberikan apresiasi dan pengharggaan atas kepemimpinan Bapak Gubernur dan wakil Gubernur yang telah membawah sulut semakin maju, semakin berkembang, semakin modern. Untuk itu kami mengucapkan selamat HUT ke-3 kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur Sulut. Hal itu disampaikan Silangen saat menyampaikan laoprannya pada pembukaan pameran pembangunan dan promosi, Sabtu (21/9) pekan lalu.di Kaiwatu Manado. Adapun tema yang melandasi dan menjadi spirit peringatan HUT ke-49 Provinsi Sulut tahun 2013, "Bersama kita satukan semangat dan mantapkan sinergitas pembangunan guna percepatan program MP3Ei menyambut momentum sulut emas 2014 menuju pintu gerbang Indonesia di kawasan Asia Pasifik, jelas Silanfen sembari menyebutkan, bahwa tema ini mendukung filosofi bahwa kekuatan kebersamaan kita secara internal akan menjadi pendorong faktual yang mampu menembus batas-batas eksternal, yang akan membawa sulut maju berkembang sebagai kekuatan ekonomi baru Indonesia di era pasifik. Sedangkan kegiatan yang telah dilaksanakan mantan Asisten Administrasi Umum menyeutkan antara lain pemilihan Nyong Noni Sulut, pemilihan pegawai berprestasi, lomba olah raga dan lomba PBB antar SKPD dan Instansi vertikal, TNI/Polri, Lomba bacirita tingkat nasional juara 1 Precilia Gagola siswi SD Ebenhaezar II sekaligus menjadi utusan lomba bacirita tingkat nasional di jakarta pada bulan oktober nanti, serta penyerahan pengharggaan kepada Kab/Ko yang mengikuti lomba penanaman satu miliar pohon yang digelar pemprov sulut tahun 2012 lalu di mana untuk tingkat kab Juara 1 minahasa, Juara II Bolmut dan Juara III Minsel, sedangkan Kota Juara I Tomohon, Juara II Bitung dan Juara III Kotamobagu.
Khusus untuk peserta pameran Silangen menambahkan, 14 kab/ko minus Bolsel, 4 stand TNI/Polri, 2 stand PKKdan DWP, 30 stabd SKPD, 9 stand instansi vertikal,dan 168 peserta UMKM. Pameran ini akan berlangsung sampai tanggal 28 September 2013. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Khusus untuk peserta pameran Silangen menambahkan, 14 kab/ko minus Bolsel, 4 stand TNI/Polri, 2 stand PKKdan DWP, 30 stabd SKPD, 9 stand instansi vertikal,dan 168 peserta UMKM. Pameran ini akan berlangsung sampai tanggal 28 September 2013. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Sarundajang Sesalkan PLN Kurang Antisipasi Pemadaman listrik di Pameran
Pelaksanaan Pameran Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-49 Provinsi Sulut yang dibuka oleh Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang, Sabtu (21/9) pekan lalu, di warnai dengan masalah pemadaman listrik berkali-kali dari PLN. Baik sebelum pembukaan, ketika para tamu mulai berdatangan lampu mulai mati-hidup matih-hidup. Begitu pula ketika Gubernur Sarundajang sedang menyampaikan sambutannya masalah klasik itu ulang kembali , sehingga Gubernur langsung meninggalkan podium kembali ketempat duduk semula bersama Wagub Djouhari Kansil. Sekira 15 menit kemudian lampu kembali menyala dan Pak Gubernur kembali kepodium untuk melanjutkan sambutan sekaligus membuka pameran pembangunan yang ditandai dengan pemukulan tetengkoreng. Usai pembukaan Gubernur dan Wagub dan rombongan melakukan peninjauan di Stand Pemerintah kabupaten/Kota dan unsur TNI/Polri. Baru memasuki Stand Kab. Minsel lampu kembali mati, suasana stand minsel menjadi gelap gulita dan beberapa menit kemudian baru lampu kembali menyala. hal yang serupa juga terjadi disaat Gubernur berkunjungan di stand Kab. Minahasan dan Kota Tomohon, akibat dari matih-dupnya lampu PLN ini membuat molor kunjuungan disetaip stand kab/ko dan unsur TNI/Polri, kunjungan itu nanti berakhir sekira pukul pukul 01.15 wita tengah malam.
Sarundajang sendiri sangat menyesalkan atas sikap PLN kurang mengantisipasi pemadaman listrik di saat acara pembukaan pameran tahun ini. Padahal tahun-tahun sebelumnya PLN selaku sigap. Yah inilah masalah klasik yang harus kita terima. padahal pameran pembangunan tahun ini lebih spektakuler dibanding dengan pameran tahun lalu, Animo masyarakat menghadiri hajatan tahunan ini sangat tinggi, apalagi pesertanya lebih banyak dibanding tahun lalu, namun di kecewakan oleh PLN itu sendiri, tegas Sarundajang.
Gubernur mengatakan, kemajuan sektor ekonomi dapat diukur dari keseriusan peserta yang mengikuti pameran saat ini. bahkan orang nomor satu disulut, menjanjikan akan mengintensifkan lokasi pameran pembangunan ini untuk dijadikan ajang promosi bagi keberhasil pembangunan kab/ko di sulut. "Jika kab/ko bersedia tiap tiga bulan ada pameran ditempat ini, nantinya saya akan fasilitasi terutama bagi pedangan usaha mikro kecil dan menegah UMKM", kata Gubernur.
Sarundajang berharap kegiatan ini kelak dapat dimasukan dalam APBD sebab dampag positif bagi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang telibat dalam pamrean tersebut. Selain itu Sarundajang juga menyebutkan, pelaksanaan pamrean ini tidak melulu hanya hiburan akan tetapi menjadi ajang promosi industri dari kab/ko.
Edwin Silangen selaku Ketua Panitia, tak mampu menyimpan perasaan kecewanya, terhadap sikap kurang terpuji dari PLN Suluttenggo . Petugas PLN area Mapanget justeru berdalih tidak ada koordinasi dengan panitia, padahal kami sudah dua kali menyurat secara resmi kepada Kepala PLN Wilayah Suluttengo terkait pemrmintaan untuk tidak terjadi pemadaman listrik selama berlangsungnya pameran pembangunan ini. "Mestinya dia (petugas) PLN itu yang berkoordinasi dengan wilayah, justeru sebaliknya mau melempar kesalahan ini kepada panitia. Jangan-jangan ini ada unsur kesengajaan, atau ada semcam sabotase dari PLN sabotasi untuk mengantisipasi untuk menggagalkan acara ini. Nah kalau sudah begitu Kepala PLN harus segera di ganti, sembari menambahkan Pemprov akan memanggil Kepala PLN Wilayah Suluttengo untuk meminta pertenggung jawabannya, kunci Asisten Pemerintahan dan Kesra. (kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Sarundajang sendiri sangat menyesalkan atas sikap PLN kurang mengantisipasi pemadaman listrik di saat acara pembukaan pameran tahun ini. Padahal tahun-tahun sebelumnya PLN selaku sigap. Yah inilah masalah klasik yang harus kita terima. padahal pameran pembangunan tahun ini lebih spektakuler dibanding dengan pameran tahun lalu, Animo masyarakat menghadiri hajatan tahunan ini sangat tinggi, apalagi pesertanya lebih banyak dibanding tahun lalu, namun di kecewakan oleh PLN itu sendiri, tegas Sarundajang.
Gubernur mengatakan, kemajuan sektor ekonomi dapat diukur dari keseriusan peserta yang mengikuti pameran saat ini. bahkan orang nomor satu disulut, menjanjikan akan mengintensifkan lokasi pameran pembangunan ini untuk dijadikan ajang promosi bagi keberhasil pembangunan kab/ko di sulut. "Jika kab/ko bersedia tiap tiga bulan ada pameran ditempat ini, nantinya saya akan fasilitasi terutama bagi pedangan usaha mikro kecil dan menegah UMKM", kata Gubernur.
Sarundajang berharap kegiatan ini kelak dapat dimasukan dalam APBD sebab dampag positif bagi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang telibat dalam pamrean tersebut. Selain itu Sarundajang juga menyebutkan, pelaksanaan pamrean ini tidak melulu hanya hiburan akan tetapi menjadi ajang promosi industri dari kab/ko.
Edwin Silangen selaku Ketua Panitia, tak mampu menyimpan perasaan kecewanya, terhadap sikap kurang terpuji dari PLN Suluttenggo . Petugas PLN area Mapanget justeru berdalih tidak ada koordinasi dengan panitia, padahal kami sudah dua kali menyurat secara resmi kepada Kepala PLN Wilayah Suluttengo terkait pemrmintaan untuk tidak terjadi pemadaman listrik selama berlangsungnya pameran pembangunan ini. "Mestinya dia (petugas) PLN itu yang berkoordinasi dengan wilayah, justeru sebaliknya mau melempar kesalahan ini kepada panitia. Jangan-jangan ini ada unsur kesengajaan, atau ada semcam sabotase dari PLN sabotasi untuk mengantisipasi untuk menggagalkan acara ini. Nah kalau sudah begitu Kepala PLN harus segera di ganti, sembari menambahkan Pemprov akan memanggil Kepala PLN Wilayah Suluttengo untuk meminta pertenggung jawabannya, kunci Asisten Pemerintahan dan Kesra. (kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Langganan:
Postingan (Atom)